Jenis usaha perekonomian masyarakat ada beragam. Jenis-jenis usaha perekonomian masyarakat bisa dibedakan menjadi empat yakni, agraris, industri, perdagagan dan jasa.

  1. Agraris, usaha bidang industri merupakan produksi yang menggunakan tanah sebagai faktor produksi utama. Misalnya kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan. Usaha dibidang agraris dapat menghasilkan bahan pangan yang langsung dapat dikonsumsi, misal padi, jagung, umbi-umbian, sayur-sayuran, daging ikan dan susu. Usaha agraris juga dapat menghasilkan bahan baku industri misal, tebu, kelapa sawit, cengkeh, kopi, the, coklat, kayu rotan, dan kapas dll.
  2. Industri, usaha dibidang industri merupakan kegiatan mengolah suatu barang mentah menjadi bahan baku atau barang jadi. Bahan baku adalah bahan untuk diolah menjadi suatu barang. Adapun barang jadi adalah barang hasil olahan. Contohnya bambu dan rotan merpakan bahan baku untuk industri anyaman.
  3. Perdagangan, usaha di bidang perdagan adalah kegiatan membeli atau menjual barang. Kita bisa berbelaja di toko, warung, pedagang kaki lima, pedagang asongan atau pedagang keliling. Para pedagang biasanya membeli barang dalam jumlah banyak dengan harga lebi murah, kemudian menjualnya kembali secara eceran dengan harga yang lebih mahal dari harga pembelian.
  4. Jasa, usaha dibidang jasa merupakan kegiatan produksi yang tidak menghasilkan benda, melaikan memberikan pelayanan kepada konsumen sesuai dengan kebutuhan mereka. Contoh bank melayni nasabah dalamal transaksi keuangan.

Baca Juga : Kegiatan Manusia yang Dapat Mengubah Permukaan Bumi


Dalam usaha perseorangan, seluruh modalnya adalah milik sendiri. Bentuk usaha perseorangan adalah bisanya sederhana namun belum tentu perusahaan kecil. Bentuk usaha perseorangan adalah sebagai berikut :

  1. Usaha pertanian. Ex : petani jagung, petani padi sayuran dan buah-buahan.
  2. Usaha industri sebagian kecil dikelola oleh perseorangan. Ex : industri anyaman, grabah, tas dan sandal.
  3. Bidang perdagagan lebih banyak dikelola oleh perseorangan. Ex : toko, warung, pedangang kaki lima, pedagang asongan, dan pedagang keliling.
  4. Jasa. Ex : cukur, salon, tukang jahit.

Baca Juga : Kegiatan Ekonomi di Indonesia


Bentuk perusahaan yang dikelola secara kelompok antara lain sebagai berikut:

  1. Firma adalah perusahaan yang paling sedikit didirikan oleh dua orang.
  2. Perusahaan komanditer (CV), istilah persekutuan komanditer berasal dari bahasa belanda commanditaire vennootschaap (CV). Perusahaan yang dibentuk dari perusahaan perseorangan, bisa juga dari firma.
  3. Perseroan terbatas adalah perusahaan yang merupakan persekutuan antara dua orang atau lebih dengan modal yang diperoleh dari penjualan saham.
  4. Koprasi adalah usaha bersama yang eranggotakan perorangan atau badan hukum, dengan cirri khas kekelurgaan. Tujuan koprasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Referensi :

Tim Bina Karya Guru. 2006. Ips Terpadu. Jakarta: Erlangga. 


Penulis : Marfiana