Berbagi pengalaman tips dan trik menulis paper internasional yang dapat di citied oleh peneliti lain dari dalam dan luar negeri.

  1. Mencari bidang penelitian yang sesuai dengan passion belajar kita. Saya memilih belajar Network Security dan Machine Learning dengan sub bidang penelitian Intrusion Detection System.
  2. Download aplikasi Mendeley ( https://www.mendeley.com/ ). Aplikasi ini dapat memudahkan kita me-manage paper - paper yang kita pergunakan sebagai bahan referensi penelitian kita.
  3. Cari dan download review paper sesuai dengan passion belajar dan penelitian kita.
  4. Dari review paper yang sudah kita baca, kita baru melakukan download technical paper yang ada dalam review paper.
  5. Download review paper dan technical paper maksimal 5 tahun dari penulisan penelitian kita. Saya melakukan penelitian awal mengenai IDS pada tahun 2017 jadi review paper dan technical paper yang saya download sebagai referensi dari tahun 2012 hingga 2017.
  6. Pelajari metode atau framework dari masing-masing technical paper kemudian kita buat metode atau framework yang baru.

Inilah beberapa poin dari tips dan trik menulis paper internasional

Baca Juga : Belajar Teknologi adalah Kunci Menjawab Tantangan Digital di Masa Depan

Terus menjaga semangat, fokus, fikiran dan tenaga untuk belajar melakukan penelitian yang baik dan benar.

Contoh paper internasional yang sudah saya buat dapat di akses melalui URL https://scholar.google.com/citations?user=LzmYntYAAAAJ&hl=en

Pendidikan yang baik dan positif diiringi dengan doa serta sholat adalah salah satu alat pemutus rantai kemiskinan.


Tentang Penulis

Arief Rama Syarif merupakan Profesional IT yang menyisihkan waktu dan tenaga setelah pulang kantor untuk menjadi dosen di kampus Universitas BSI dan STMIK Nusa Mandiri. Sejak tahun 2015 hingga saat ini, sebagai founder Yayasan Komunitas Open Source aktif melakukan aktivitas Free Sharing Knowledge bagi mahasiswa - mahasiswa yang di ajar dalam kelas.Saat ini masih menempuh pendidikan Ph.D ICT di Malaysia untuk bidang penelitian Intrusion Detection System menggunakan Artificial Intelligence.