Halo Greaters! Sudah menjadi sebuah kodrat bahwa setiap makhluk hidup akan melakukan proses reproduksi untuk melestarikan jenis mereka termasuk manusia. Manusia sendiri baik pria atau wanita pasti memiliki suatu sistem reproduksi yang akan berperan penting dalam proses menghasilkan keturunan. Dan berikut ini merupakan  informasi mengenai sistem reproduksi pada pria beserta fungsinya. Yuk, disimak!

Sistem reproduksi merupakan sistem yang digunakan untuk bereproduksi pada manusia. Dalam bereproduksi, pria maupun wanita menggunakan alat untuk bereproduksi. Alat reproduksi pria maupun wanita tentu saja mengalami perbedaan. Reproduksi yang dilakukan oleh manusia ini untuk menghasilkan generasi penerusnya. Jika tidak melakukan reproduksi maka tidak akan pernah terjadi regenerasi penerusnya dalam keluarga. Selama ini, sering kali mendengar bahwa pelajaran mengenai sistem reproduksi adalah sesuatu yang tabu untuk dibahas karena satu dan lain hal. Padahal mempelajari tentang reproduksi sangatlah penting dilakukan. Lebih jelasnya yuk simak penjelasan berikut ini :

Sistem Reproduksi pada Pria

Sistem reproduksi pada pria memiliki beberapa bagian yang berfungsi untuk membantu berjalannya proses reproduksi. Pada pria sistem reproduksi akan melalui berbagai saluran dan membantu proses menghasilkan sperma yang kemudian digunakan untuk membuahi sel telur sehingga menciptakan janin. Sistem reproduksi pada pria ini harus dirawat dan dijaga dari hal-hal yang membahayakan. Berikut adalah sistem reproduksi yang dimiliki oleh pria.

1. Penis

Penis merupakan organ bagian luar dari alat reproduksi dan bisa dilihat dengan mata tanpa bantuan alat apapun. Penis ini memiliki jaringan erektil yang cukup besar. Jaringan penis  terdapat tiga jaringan dan setiap jaringannya memiliki pembuluh darah dengan jumlah yang cukup besar dan mengandung beranastomosoAdapun fungsi dari penis ini adalah sebagai jalur keluarnya air seni dibuang selain itu juga untuk mengeluarkan kotoran yang berada di dalam. Air seni dan juga kotoran ini dikeluarkan agar tidak terjadi penyakit di dalamnya. Selain itu penis berfungsi untuk alat senggama.

2. Skrotum

Sumber : Wikipedia

Skrotum merupakan alat yang digunakan untuk membungkus testis. Skotum ini terletak di antara penis dan juga testis atau didepan perineum. Skrotum ini ada dua atau sepasang yang dibatasi oleh jaringan ikat dan otot dartos. Otot dalam skrotum berfungsi sebagai alat gerak agar bisa mengendur dan mengerut. Fungsi dari skrotum ini adalah untuk mengatur suhu pada testis agar terus bisa terjaga dan untuk memberi ruang testis agar bisa bergerak.

3, Testis

Sumber : Kenhub

Testis merupakan organ reproduksi pria yang terletak di dalam organ reproduksi. Testis ini memiliki bentuk oval yang terletak di bagian dalam skrotum. Adapun fungsi testis untuk alat penghasil sperma atau sel kelamin jantang, untuk menghasilkan hormon seks testosteron dan juga menjaga suhu agar spermatogenesis tetap terjaga.

4. Epididimis

Epididimis merupakan bagian organ pada alat reproduksi sebagai saluran yang berkelok-kelok. Saluran epididimis ini berada diskrotum dan di luar testis. Epididimis memiliki bentuk seperti huruf C. Adapun fungsi dari epididimis ini sebagai alat penyimpanan, untuk pengangkutan dan tempat untuk pematangan sperma.

5. Vas deferens

Sumber : Cancer.gov

Vas deferens merupakan saluran organ reproduksi yang memiliki bentuk seperti tabung. Van deferens ini berfungsi untuk menampung sperma, untuk proses pematangan sperma dan juga sebagai jalannya sperma ke veskula.

6. Kelenjar kelamin

Sumber : Nafiun.com

Kelenjar kelamin ini juga merupakan organ reproduksi pada kelamin pria. Kelenjar kelamin ini memiliki empat bagian yaitu :

  1. Vesikula seminalis atau kandung mani
    Merupakan organ yang berfungsi untuk mensekresikan cairan dalam tubuh yang memiliki sifat basa.
  2. Kelenjar prostat
    Merupakan organ reproduksi pria yang berada dibawah kandung kemih. Kelenjar prostat ini berfungsi untuk mensekresikan cairan yang berada didalam kelenjar ini. Cairan tersebut bermanfaat untuk tempat ruang gerak sperma.
  3. Kelenjar bulboutetra
    Merupakan kelenjar yang memiliki jumlah sepasang. Kelenjar bulboutetra ini berfungsi untuk menghasilkan lender pada saluran ejakulasi yang bersifat basa.
  4. Saluran ejakulasi
    Saluran ejakulasi ini berfungsi untuk mengeluarkan air mani di saat melakukan hubungan seksual.

Proses reproduksi yang berlangsung antara wanita dan pria tidak dapat dilepaskan dari peran sistem reproduksi yang mereka miliki. Sistem reproduksi pada pria memiliki beberapa bagian yang berfungsi untuk membantu berjalannya proses reproduksi tersebut. Nah, semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan kalian ya Greaters!

Sumber gambar utama : Perpusku
Penulis : Prokonten

Baca juga Belajar Tentang Sistem Regulasi pada Manusia