Baiklah.

Dari sini aku akan mulai menulis.

Satu kata demi satu kata yang akan menjadikannya sebuah kalimat.

Garis berkedip mengikuti gerak huruf yang muncul

Tak ucap lelah pun bosan


Tanpa tujuan aku menulis

Aku jadikannya sebuah judul

Kukeluarkan semua yang terlintas

Kurangkai sampai tak jadikannya rancu


Kamu bosan?

Jangan dulu karena aku belum selesai

Banyak yang ingin aku tulis

Mulai mengandai daun yang berembun

Hingga tanah yang mengeras


Banyak yang terfikir olehku

Mulai dari buku lebar berisi angka

Hingga jumlah nol dalam lembaran


Burung saja sampai tak berani mengeluarkan cuitnya

Merasa malu karena tak mampu menahan

Ah... aku terhenti

Memalingkan badan dan menyapa mimpi yang akan datang


Kamu tahu

Bulan memandangi

Bahkan ketika si hitam datang mengeluarkan bunyi dentum

Itu selimutmu, katanya


Benar saja

Perlahan kelopaknya tertutup

Berganti dengan suasana baru

Suasana seperti kau di sana

Aku tertidur


Sumber gambar utama: Shutterstock

Baca juga Pantun Buah-Buahan