Kegiatan menonton film, pementasan drama, dan membaca buku baik fiksi maupun novel selalu diakhiri dengan hadirnya tanggapan-tanggapan dalam benak kita. Tanggapan-tanggapan tersebut dapat berupa hal-hal menarik maupun tidak menarik dari karya yang ditonton atau dibaca. Jika tanggapan itu hanya diceritakan secara lisan pastilah tidak bisa didengar semua orang. Akan tetapi, jika ditulis dalam bentuk resensi, pastilah akan lebih banyak pembaca yang mengetahui tanggapan kamu terhadap karya tersebut.

Itulah salah satu pentingnya, kita belajar menulis resensi. Ya, untuk menyampaikan kepada orang lain atau pembaca mengenai sebuah karya apakah pantas mendapatkan sambutan baik ataupun tidak. Sampai saat ini, masih banyak yang mengartikan bahwa resensi hanya dapat digunakan untuk mengulas buku. Namun, secara luas resensi juga dapat digunakan untuk mengulas karya seni yang lain, seperti pementasan drama, film, lagu, dan sebagainya.

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai resensi, artikel ini akan membahas mengenai pengertian dan hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam menulis resensi.

Pengertian Resensi

Daniel dalam bukunya berjudul Dasar Meresensi Buku (1997), mengemukakan, recensie dalam bahasa Belanda adalah asal dari kata “resensi”, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Baik bahasa Belanda dan Inggris tersebut bersumber pada bahasa latin, yakni revindere. Revindere memiliki makna melihat kembali.

Mari kita hubungkan dengan pengertian yang dikemukakan Keraf dalam bukunya berjudul Komposisi (2004), yang mengatakan resensi adalah suatu tulisan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku. Dalam arti luas, resensi dibuat juga untuk memberikan pertimbangan terhadap karya seni lainnya, seperti drama, film, sebuah pementasan, dan sebagainya.

Kesimpulannya, resensi merupakan ulasan setelah membaca buku atau menonton drama, film, pementasan, dan karya seni lainnya. Ulasan tersebut dalam bentuk tulisan yang berupa penilaian dan pertimbangan-pertimbangan terhadap karya tersebut. Sehingga pembaca dapat mempertimbangkan perlu-tidaknya membaca atau menonton karya tersebut.

Hal-Hal Penting yang Diperhatikan dalam Meresensi Buku

Materi ini akan berfokus membahas mengenai meresensi buku, sesuai dengan kompetensi dasar yang ada perlu didapatkan oleh teman-teman kelas X. Dalam meresensi buku ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

1.   Jenis Buku

Pemilihan jenis buku sangatlah penting. Jenis buku yang bagus dirensensi akan menghadirkan resensi yang bagus pula. Pemilihan jenis buku ini dapat ditentukan dari penulis, penerbit, dan tema yang disajikan dalam buku tersebut memiliki dampak terhadap masyarakat.

2.   Pemilihan Tahun Terbit Buku

Resensi yang dapat menembus media biasanya adalah resensi dengan mengulas buku yang terbit tidak lebih dari enam bulan atau buku baru. Sehingga, sangat penting pemilihan tahun terbit buku ketika menulis resensi untuk media dan lomba. Namun, jika tidak memiliki tujuan dikirim ke media, sah-sah saja merensi buku terbitan tahun berapa pun, yang terpenting buku itu layak untuk diresensi.

3.   Memberikan Tanda pada Bagian Penting Buku

Ketika membaca buku, pastikan memegang pensil untuk memberi tanda bagian-bagian penting dalam buku. Bagian penting tersebut dapat berupa dialog maupun narasi yang perlu untuk dikomentari. Nah, bagian-bagian penting ini nantinya dapat dimasukan dalam resensi dan diberikan komentar.

4.   Panjang Tulisan Resensi

Sebenarnya tidak ada patokan pendek dan panjangnya sebuah resensi. Namun jika dikirim ke media masa, biasanya minimal berjumlah 3000 sampai 7500 karakter.

5.   Scan Cover atau Mencari Cover Buku

Cover buku merupakan identitas yang harus dilampirkan pada tulisan resensi kita nanti. Sehingga, kamu bisa menscan maupun mencari cover buku tersebut di internet.

6.   Unsur-Usur Pembangun Resensi

Seperti karya lain, resensi juga memiliki unsur-unsur pembangun. Unsur-unsur tersebut terdiri dari judul resensi, judul buku, penulis/pengarang, penerbit, tahun terbit/cetakan, tebal/jumlah halaman, harga, dan isi rensesi (berupa pendahuluan, pembahasan, dan penutup).

7.   Perlihatkan Kekurangan dan Kelebihan Buku

Sebagai bahan pertimbangan bagi pembaca, resensi harus mampu menilai isi buku, baik dari kelebihan dan kekurangannya.


Nah, itulah pengertian dan hal-hal penting dalam menulis resensi. Materi selanjutnya masih akan membahas mengenai resensi, yaitu mengenai cara menganalisis kelebihan dan kekurang buku, menyusun resensi dan unsur-unsur resensi, dan menangapi resensi yang ditulis. Demikian, terima kasih sudah membaca. Semangat belajar, teman-teman!


Referensi :

Andrianto, Andi. 2011. Menaklukan Media. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo

Keraf, Gorys. 2004. Komposisi. Flores: Penerbit Nusa Indah.


Penulis: Zahratul Wahdati