Hai Greaters, kamu tahu tidak bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini bisa dikatakan sangat kompleks. Kenapa bisa dibilang begitu? Era globalisasilah yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan pengetahuan ini memberikan perubahan yang signifikan dalam kehidupan. Perubahan yang paling terlihat adalah sikap, watak, dan karakter generasi muda milenial saat ini. Padahal pendidikan tidak hanya sekedar membentuk anak muda yang cerdas dan memiliki keterampilan dalam melaksanakan tugas, tapi juga memiliki empati serta perilaku yang baik.

Sebaiknya sebagai orang tua dan guru yang berperan penting sebagai pengawas dan pengarah agar generasi muda  menggunakan internet sebagaimana mestinya saja belum cukup. Lebih dari itu juga, dibutuhkan revitalisasi elemen-elemen pendidikan yang mampu menangkal dan menyaring pengaruh buruk yang berpotensi masuk ke dalam diri generasi muda. Apa saja sih elemen-elemen tersebut?

Pendidikan karakter anak


Sumber : Haibunda

Terpaan informasi positif dan negatif yang bercampur menjadi satu di dalam internet membuat milenial sekarang harus memiliki moral yang kuat dalam dirinya agar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana informasi yang bisa diterima dan mana yang tidak. Oleh karena itu, menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak yang bertujuan untuk membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik.

Tetap memegang teguh sejarah dan budaya


Sumber : The Gorbalsla

Mengetahui sejarah dan budaya, serta mempelajari ilmu kemanusiaan dan nilai-nilai spiritual bisa saja sudah jarang sekali terlihat di kehidupan generasi muda saat ini. Banyak yang lebih tertarik dengan perkembangan teknologi, atau gaya hidup, atau banyak juga yang lebih kepada arah teknis sehingga bisa mengarahkan para milenial ke hal-hal praktis yang melatih skill mereka juga untuk bekerja.

Di satu sisi itu adalah hal yang baik, namun di sisi lain, hal itu tidak bisa dibenarkan juga, menurut BJ. Habibie, yang dikutip dari republika.co.id (08/08/2016), ada tiga hal penting dalam pendidikan yaitu agama, budaya dan ilmu pengetahuan yang disertai pengalaman teknologi. Ketiganya harus berjalan sinergis karena jika satu saja tidak ada dan timpang, potensi tergerusnya rasa cinta terhadap bangsa dan hilangnya empati sosial akan kian membesar.

Mulai Melek Teknologi


Sumber : Kudo

Perkembangan teknologi saat ini, begitu luar biasa terutama yang berhubungan dengan telekomunikasi dan informasi. Teknologi yang diciptakan ini awalnya adalah untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan kita sekarang. Teknologi dapat membentuk individu dalam bagaimana cara berpikir dan berperilaku. Teknologi juga menjadi tolak ukur kemajuan sebuah bangsa, baik dalam hal mengambil atau menciptakan teknologi yang senantiasa membawa pengaruh sosial dan budaya terhadap kehidupan manusia.

Perubahan pada cara berkomunikasi pun turut membentuk cara berpikir, berperilaku, dan bergerak terhadap perkembangan teknologi selanjutnya. Oleh karena itu, agar milenial ini bisa bersaing dan berkontribusi besar dalam kemajuan teknologi, sebaiknya pengetahuan teknologi yang terkait perkembangan teknologi terkini menjadi kurikulum tersendiri di sekolah.

Nah Greaters, banyak sekali pendidikan yang mesti ditumbuhkan pada generasi milenial dari segi karakter dan moral. Hal ini untuk menyeimbangkan pendidikan teknologi dengan pendidikan moral

Sumber gambar utama : unsplash.com/photos/jCEpN62oWL4
Penulis : Rio Fajar Adiputra

Baca juga Mencari Pacar saja Tetap Berusaha, Apalagi Gagal Sekali dalam Mendapatkan Beasiswa