Ketika sebuah truk peti kemas bertabrkan frontal dengan sebuah mobil yang kecil, apakah yang menentuka ke arah mana rongsokan kedua mobil bergerak setelah tabrakan? Mengapa penumpang mobil lebih mungkin terluka parah dibandingkan dengan penumpang truk? Bagaimana anda memutuskan mengarahkan bola putih (pada bilyar) untuk menumbuk bola drlapan agar msuk ke kantong? Pertanyaan- pertnyaan ini akan di jawab dengan mempelajari konsep momentum dan impuls.

PENGERTIAN MOMENTUM DAN IMPULS

Tentu anda pernah mendengar atau membaca kata “momentum” dalam percakapan sehari-hari, misalnya,” akhir tahun merupakan momentum yag tepat untuk mengevaluasi hasil kerja kita selama setahun”. Dalam pengertian sehari- hari momentum diartikan sebagai waktu atau saat. Bagaimana pengertian momentum dalam fisika? Pengertian momentum pada fiska tentunya berbeda dengan penertian momentum pada percakapan sehari-hari.

Momentum yang dimiliki oleh sebuah benda di definisikan sebagai hasil kali massa benda dengan kecepatannya. Karena kecepatan merupakan besaran vektor, momentum juga merupakan besaran vektor. Berdasarkan satuan massa dan kecepatan, maka satuan momentum dalam sistem SI adalah kg m/s, dari definisi momentum ini, dapat di simpulkan bahwa benda yang massanya besar memiliki momentum yang besar pula, dan benda yang bergerak dengan kecepatan yang besar juga memilki momentum yang besar. Jika momentum kita simbolkan dengan , massa dengan  dan kecepatan dengan , momentum suatu benda bermassa  yang bergerak dengan kecepatan  dapat kita rumuskan secara matematis menjadi :

Dimana

M = momentum (kg m/s)

m =massa (kg)

v = kecepatan (m/s)


Baca Juga : Besaran dan Satuan


Bagaimana perubahan momentum yang dialami oleh sebuah benda bermassa m yang mula-mla bergerak dengan keepatan  kemudian berubah menjadi  dalam selang waktu . Newton menyatakan bahawa perubahan momentum benda bergantung pada besar gaya yang bekerja dan lamanya gaya tersebut yang bekerja pada benda.hal ini di ungkapkannya dalam hukum II newton untuk momentum, yaitu laju perubahan momentum suatu benda sebanding dengan besarnya gaya yang bekerja dan berlangsung dalam arah gaya tersebut.

Momentum awal benda = mu

Momentum akhir benda = mv

Perubahan momentum = mv - mu

Laju perubahan momentum dalam selang waktu adalah


Sesuai dengan hukum II Newton, laju perubahan momentum ini sebanding dengan besarnya gaya yang bekerja, sehingga


Impuls (I) didefinisikan sebagai hasil kali antara gaya yang bekerja F dengan selang waktu saat gaya tersebut bekerja pada benda. Bedasarkan persamaan, sehingga                                                    



Referensi : 

Foster bob. 2011.Terpadu Fisika SMA/MA Jilid 2 A.Erlangga.


Penulis : Deby Permana