Halo Greaters, jika membicarakan mengenai peradaban tertua yang ada di dunia maka kita tidak akan pernah bisa lepas dari peradaban Mesopotamia. Peradaban ini menjadi salah satu yang tertua dan memiliki berbagai tinggalan kebudayaan yang bisa menunjukkan seperti apa peradaban mereka dan perkembangan kebudayaan mereka di masa itu. Dan bagi Greaters yang masih awam mengenai peradaban ini, berikut merupakan ulasan informasi mengenai peradaban Mesopotamia yang unik dan memiliki pengaruh signifikan terhadap peradaban masa kini. Yuk, disimak!

Mesopotamia berasal dari kata Messos yang bermakna tengah-tengah dan Potamos yang bermakna sungai. Mesopotamia dapat diartikan sebagai wilayah subur yang terletak di tengah-tengah/ di antara 2 sungai, yakni Sungai Eufrat dan Sungai Tigris. Ada bermacam bangsa yang menjadi penghuni dari Peradaban Mesopotamia. Di antaranya, sebagai berikut:

1. Bangsa Sumeria 

Sumber : IDNTimes

Bangsa Sumeria merupakan bangsa tertua yang mengambil peran dari bagian Peradaban Mesopotamia. Bangsa Sumeria merupakan penemu tulisan tertua yang ada di dunia, yaitu Tulisan Paku yang tergolong ke dalam bagian dari tulisan Piktograf. Ia pun menemukan sistem hitungan yang terkenal sebagai pembangun Ziggurat. Ziggurat ialah menara berundak yang bisa dipakai untuk Pemujaan. Ziggurat yang paling tersohor bernama Menara Babel. Sumeria pun merupakan penemu roda yang dapat dipakai untuk kereta kuda atau pedati.

2. Akkadia


Sumber : Gurupendidikan.com

Bangsa Akkadia tergolong dalam rumpun Semit yang berasal dari padang pasir di bagian utara Mesopotamia. Ekonomi bangsa Akkadia bermata sumber pencaharian pada sistem pertanian. Ada dua pusat penting pertanian yang terdapat pada bangsa Akkadia, yakni:

  • Daerah Selatan
  • Memakai sistem pertanian irigasi.
  • Daerah Utara, disebut dengan daerah Upper yang memakai sistem pertanian hujan musiman.

Bangsa Akkadia mengambil dan meniru seluruh hasil kebudayaan dari bangsa Sumeria. Mereka juga berintegrasi dengan penduduk yang telah berhasil ditaklukkan. Kota Akadia dipimpin oleh Sargon yang membangun kekaisaran pertama di dunia sekitar pada tahun 2334 SM. Wilayah ini kemudian dapat ditaklukkan oleh Argon yang mendirikan sebuah kota di Akkad bernama Agade. Akhirnya diberikanlah nama Akkadia.

3. Babilonia Lama

Sumber : Dictio.id

Babilonia lama ini juga berasal dari rumpun Semit selain bangsa Akkadia. Ibukotanya berada di Babilon. Bangsa Babilonia melakukan penyerangan ke bangsa Sumeria dan Akkadia. Dalam  masa ini, sistem perdagangan di Babilonia masih tetap ramai, sungai Tigris dan Euphrat yang menjadi pusat utama pelayaran Hammurabi untuk memperbaiki penanggalan. Kehidupan ekonomi utamanya ialah pertanian dan perdagangan.

Hasil kebudayaan dari Babilonia lama ini adalah Stela berwujud batu yang di ukir atau pilar yang dipakai untuk peringatan dalam suatu peristiwa. Babilonia Lama terkenal dengan Undang-Undang tertua di dunia yang dijuluki dengan Codex Hammurabi, yang ditulis di batu setinggi 2,5 meter dengan 280 pasal.

4. Assyria

Sumber : Kumparan

Bangsa Assyria terkenal sebagai para pembangun yang mahir dan hebat. Mereka mendirikan berbagai kota megah dan besar dilengkapi banyak kuil dan istana. Bangsa Assyria memiliki seorang Raja terkenal bernama Assurbanipal, yang menciptakan perpustakaan besar di Ibukota Niniveh. Perpustakaan itu mempunyai 22,000 tablet, yakni lempeng tanah liat basah yang ditulisi dengan Piktograf berwujudkan tulisan Paku.

Berbagai jenis catatan kuno Sumeria dan Akkadia diabadikan dalam wujud lembaran tanah liat serta sejumlah catatan kesusastraan, matematika, sejarah dan astronomi dari zaman dahulu/kuno. Bangsa Assyria pun belajar tentang astrologi atau ilmu tentang keahlian meramal nasib atau peristiwa di dunia dengan mempelajari letak bintang-bintang. Bangsa Assyria juga mengambil huruf pakunya dari hasil kebudayaan Sumeria. Bangsa ini pun terkenal dengan bangsa yang juga suka berperang.

5. Babilonia Baru

Sumber : Antimateri.com

Raja terkenalnya bangsa ini ialah Nebukadnezar. Ia membangun Taman Gantung yang sangat cantik sebagai persembahan untuk istrinya. Nebukadnezar terkenal dengan sifatnya yang jahat di Alkitab, karena pernah menyerang dan menyerbu Yerusalem serta meluluh lantakkan tembok Bukit Sion untuk mengambil rakyat Yerusalem guna dijadikan budak. Tembok itu kini hanya tersisa sebagian di Baratnya saja dan dijuluki sebagai Tembok Ratapan, yang biasanya orang Yahudi berdoa seraya menangis dan menyelipkan kertas-kertas berisi doa.

Menurut sejarah, pada masa itu sesudah wafatnya Nebukhadnezzar, Kerajaan Babilonia hanya bertahan sampai enam tahun. Lalu digantikan oleh anaknya bernama Awil-Marduk yang berkuasa selama tiga tahun sebelum terbunuh. Kemudian pangeran Suriah Nabu-Na’id merebut dan menggantikan berkuasa di Babilonia, dan setelahnya ia membujuk penduduk sekitar untuk menyembah dewa Sin, yakni dewa dari Nabu-Na’id.

Kemudian, ada seorang raja yang masih muda bernama Koresy (Cyrus) II, mulai menunjukkan kehebatannya usai berkuasa di Persia tahun 557 SM. Ia memiliki ambisi untuk mengambil alih Mesopotamia dan setelahnya membangun Kerajaan Persia. Kemudian, Koresy menyerang Babilonia serta merebut kota Babel pada tahun 539 SM. Babilonia akhirnya dipimpin oleh bangsa Persia selama lebih dari dua abad, sampai kemudian ada seorang raja masih muda bernama, Alexander Agung bisa mengalahkan bangsa Persia dan merebut Babel di tahun 331 SM serta menjadikannya sebagai ibukota setelahnya.

Peradaban Mesopotamia ini menjadi bukti bagaimana suatu peradaban di masa lampau bisa menghasilkan suatu tinggalan kebudayaan yang luar biasa dan masih bisa dipelajari hingga saat ini. Keunikan dan kejayaan peradaban Mesopotamia di masa lampau dapat menjadi cermin pelajaran berharga bahwa manusia tidak akan pernah terlepas dari proses menghasilkan kebudayaan selama hidupnya. Semoga informasi mengenai peradaban Mesopotamia ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan Greaters semua ya!

Sumber gambar utama : Hariansejarah.id
Penulis : Prokonten

Baca juga Peran Pelajar, Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat pada Masa Awal Reformasi