Greaters, kali ini kita akan membahas mengenai apa itu iklan. Nah, bagi kalian yang masih bingung tentang definisi dan tujuan dibuatnya sebuah iklan, yuk kita bahas lebih dalam. Secara singkat, iklan merupakan media komunikasi grafis paling popular saat ini dan menjadi media pemasaran paling potensial. Pada dasarnya, definisi iklan sendiri cukup luas tergantung penggunaan iklan itu sendiri.


Sumber: Shutterstock

Iklan merupakan kekuatan dalam menarik kelompok pembeli dan dilakukan oleh produsen atau penjual agar meningkatkan penjualan barang. Hal ini yang menjadi tujuan penting dibuatnya sebuah iklan. Iklan memiliki dua sifat yaitu sifat sosial dan sifat komersial. Nah, untuk memahami lebih dalam tentang sifat iklan, coba simak penjelasan berikut:

Iklan sosial

Sifat yang satu ini bertemakan sosial atau kemasyarakatan tanpa mempertimbangkan keuntungan secara materi. Iklan ini banyak dilakukan oleh lembaga non-profit, keagamaan, pemerintah, serta lembaga sosial. Contoh iklan layanan masyarakat anti AIDS, demam berdarah, dan sebagainya.

Iklan komersial

Komersial jelas menunjukkan jenis iklan yang memiliki profit. Biasanya menawarkan produk atau jasa dengan mempertimbangkan untung ruginya. Contoh iklan minuman, sabun mandi dan sebagainya.


Sumber: Shutterstock

Jika kamu tertarik untuk membuat sebuah iklan baik sosial atau komersial, beberapa teknik ini bisa digunakan sebagai isi pesan iklan.

Memuji barang atau produk

Lampiran yang menyatakan bahwa barang yang diiklankan adalah barang paling disenangi, paling baik, memiliki keistimewaan dan dibanggakan sehingga menjelaskan bahwa barang-barang sejenis lainnya kurang bermutu jika dibandingkan dengan barang yang diiklankan tersebut.

Memberikan jaminan

Dalam membuat strategi untuk menarik konsumen, sebuah perusahaan yang akan mengiklankan produk harus menjelaskan secara menarik. Dengan menjelaskan secara masuk akal dan bisa dipercaya, konsumen secara tidak langsung mulai menggunakan produk atau barang yang merupakan dampak positif dari sebuah iklan. Contoh “dijamin 100% murni tanpa pengawet”, “100% halal”, “telah teruji secara klinis”.

Menonjolkan prestise

Dalam hal ini, sebuah iklan dapat menyisiasatinya dengan menggunakan orang, tokoh, atau figure terpandang dengan tujuan agar konsumen jika memakai produk akan naik gengsinya, misalnya “Orang pintar minum tolak angin”, “Lux sabunnya para bintang”.

Menggunakan percakapan

Strategi pemakaian dialog antara dua orang atau lebih namun tidak dimasukkan unsur kesombongan atau memuji-muji sendiri secara berlebihan.

Menggunakan pendidikan,

Langkah ini dapat meningkatkan pengetahuan walaupun kadarnya tidak begitu lengkap, penggunaan bahasa verbal dan figuralnya dapat menambah wawasan si pembaca.

Menggunakan berita

Pada umumnya, untuk pengumuman tentang suatu produk baru atau istimewa penggunaan berita bisa menjadi pilihan. Misalnya “baru”, “Enfamil A+”, “Telah hadir di kota Anda” yang umumnya teks atau gambar diletakkan sebagai sebuah pancaran atau flash. Disajikan dengan unsur teks dan warna yang menarik dan besar.

Menggunakan rasa sentimental

Teknik menimbulkan rasa sentimen konsumen, disusun dalam bentuk synopsis terkait dengan produk dengan teks ringkas. Misalnya “Rexona setia setiap saat” atau “Kesan pertama begitu menggoda”.

Menonjolkan bukti

Barang yang ditawarkan telah teruji di laboratorium atau telah diuji ketahanan, kecepatan, keampuhan, keandalan, kemujaraban, dan sebagainya. Teknik ini dibuktikan melalui pengakuan dari orang-orang terkenal yang telah menggunakannya.

Menggunakan bahasa rakyat

Pesan atau dialog menggunakan Bahasa setempat dengan tata Bahasa tidak resmi, bahkan justru menggunakan bahasa yang timbul dan berkembang pergaulan masyarakat setempat.

Menggunakan bentuk jumbo

Dengan menampilkan gambar produk dalam ukuran besar, misal satu format atau sehalaman penuh sehingga lebih dominan daripada unsur-unsur lainnya.

Menggunakan pepatah

Cara ini bisa digunakan dengan menggunakan pepatah yang sudah dikenal masyarakat, seperti “Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” dan lain sebagainya.

Menggunakan gambar karikatur

Penggunaan gambar berupa karikatur artinya iklan digambar dengan bentuk orang yang distilasi menjadi lucu.

Menggunakan teknik fotografi

Artinya iklan lebih menitikberatkan kesan realistis dan objektif daripada gambar atau lukisan. Misalnya, Iklan kosmetik yang menggunakan foto seorang model.

Menggunakan cap dagang atau merek

Dalam hal ini artinya iklan lebih menonjolkan cap dagang atau merk dengan pertimbangan produknya telah dikenal masyarakat luas dan dapat memberikan jaminan kualitas.

Menggunakan puisi

Artinya judul iklan sebagai pesan yang disampaikan bersifat puitis, termasuk syair, pantun atau sajak yang mengandung pengertian mendalam sebagai Bahasa kiasan. Misal “Bentoel biru seindah birunya Indonesia”.

Nah Greaters, penjelasan tadi hanya sedikit dari pembahasan mengenai iklan. Semoga lewat pembahasan tadi kamu dapat menemukan referensi untuk mencoba membuat iklan sesuai kebutuhan. Selamat mencoba!

Sumber gambar utama: Shutterstock

Baca juga Penggunaan Henna Menjamur, Henna Artist Hasilkan Jutaan Rupiah Perminggunya