Greaters, apakah kamu tahu istilah magnet? Jika belum, coba kamu lihat gambar di bawah ini:


Bagaimana paku-paku tersebut dapat menempel? Hal inilah yang disebut dengan istilah magnet. Magnet berasal dari bahasa Yunani yaitu Magnitis Lithos yang berarti Magnesian. Kata magnesian ini diambil dari sebuah wilayah di Yunani yang kini sudah berada di wilayah Turki. Di mana, di wilayah tersebut ditemukan batu yang dapat menarik logam sehingga asal kata magnet diadapatasi dari wilayah tersebut.

Magnet memiliki keistimewaan karena dapat menarik benda seperti paku, besi, baja dan beberapa jenis logam lainnya serta jika terdapat dua buah magnet atau lebih dapat saling manarik satu sama lain. Magnet bisa menarik logam pada jarak tertentu hal ini tergantung pada kekuatan magnet tersebut semakin kuat magnetnya semakin besar jangkauan atau daerah yang bisa ditarik atau dalam fisika biasa disebut dengan istilah medan magnet.

Jadi, Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang masih diepengaruhi oleh gaya magnet. Keunikan lain dari magnet adalah selalu memiliki 2 kutub yaitu kutub utara dan selatan walaupun magnet dipotong menjadi bebrapa bagian tetap saja potongan magnet tersebut akan memiliki kutub utara dan selatan. Nah, ketika 2 buah magnet didekatkan maka akan ada kutub yang akan terasa memiliki tarikan satu sama lain.

Sementara, jika salah satu magnet diganti dengan sisi lainnya makan akan terasa tolakan atau dorongan saat didekatkan satu sama lain. Hal ini disebabkan oleh sifat magnet yang menyatakan bahwa kutub yang sejenis saat didekatkan satu sama lain akan saling tolak-menolak sedangkan kutub yang tidak sejenis akan tarik-menarik.

Benda yang Dapat Ditarik Magnet

Mari kita mengenal jenis benda apa yang dapat ditarik oleh magnet. Magnet tidak menarik benda-benda seperti kertas, kayu dan plastik. Benda-benda ini merupakan bahan non-magnetik, sedangkan benda yang dapat ditarik oleh magnet berupa bahan magnetik. Yuk simak penjelasan ketigan bahan magnetik berikut ini:

Ferromagnetik

Contoh bahan Ferromagnetik adalah logam-logam yang sangat kuat ditarik oleh magnet sepeti paku, baja, nikel.

Paramagnetik

Bahan paramagnetik seperti aluminium dan paltina, bahan jenis ini bersifat magnetik tapi sifatnya lemah sehingga akan lemah pula ditarik oleh magnet

Diamagnetik 

Diamagnetik merupakan jenis bahan yang ditolak secara lemah oleh magnet. Seng merupakan salah satu bahan diamagnetik. 

Secara umum terdapat dua jenis magnet yaitu magnet alami atau biasanya dijumpai di alam dan magnet buatan yang dibuat oleh manusia. Saat ini sudah sulit ditemukan magnet alami sehingga manusia membuat beberapa jenis-jenis magnet buatan seperti magnet U, magnet batang, magnet lingkaran dan magnet jarum pada kompas.

Pemanfaatan magnet dalam kehidupan sehari-hari juga sudah sangat banyak. Baik medan magnet bumi yang dapat membantu hewan dalam sistem navigasi mereka atau magnet buatan manusia yang sudah hampir ada pada setiap teknologi. Beberapa teknologi seperti trafo, pengeras suara, bel listrik, kereta api Maglev yang memiliki kecepatan tinggi namun melayang di atas tanah saat bergerak, dan masih banyak lainnya, dilengkapi dengan magnet.

Penggunaan kompas yang sangat membantu sistem navigasi pilot, nahkoda kapal, serta pendaki saat berada di hutan belantara juga tidak dapat dilupakan. Demikian pembahasan tentang sifat-sifat magnet semoga bermanfaat ya.

Sumber gambar utama: wallet

Baca juga Tips Menjalankan Resolusi di Semester Genap