Greaters, dalam rukun iman ada bagian di mana muslim percaya kepada qadha dan qadar. Di mana bagian dari diri seorang muslim dikatakan beriman. Lalu, apa sebenarnya arti dari percaya kepada qadha dan qadar? Nah, kali ini pembahasan kita akan sedikit mendalami tentang penjelasan dan pengertian qadha dan qadar. Berikut penjelasannya:

Pengertian Iman kepada Qadha dan Qadar Allah 

Qadha menurut bahasa berarti "menentukan atau memutuskan," sementara menurut istilah artinya "segala ketentuan Allah SWT. Sejak zaman azali". Adapun pengertian Qadar menurut bahasa adalah "memberi kadar, aturan, atau ketentuan", sementara menurut istilah berarti "ketetapan Allah SWT. Terhadap seluruh mahkluknya tentang segala sesuatunya"

Hubungan antara Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Memahami takdir itu harus benar. Jika tidak, pasti ada jalan hidup yang ditempuh secara salah atau tidak benar. Minimal ada yang selalu berkaitan, yaitu iman kepada takdir, ikhtiar, doa, dan tawakal. Untuk lebih jelas, mari kita bahas hubungan ini satu persatu.

1. Takdir

Kenapa matahari terbit dari timur, bumi mengitari matahari, ikan berenang di air, burung terbang di angkasa, sementara manusia ada yang lahir dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Siapa saja yang berikhtiar secara bersungguh-sungguh akan menuai keberhasilan, sebaliknya yang malas dan sedikit berikhtiar, berakibat hidupnya dilanda kemalangan dan diliputi kesengsaraan. Pernyataan tersebut, semuanya terkait dengan iman kepada takdir, dan semua contoh-contoh itu adalah tentang ketentuan Allah swt., dan itulah yang disebut takdir.

Hal yang membedakan antara takdir yang berlaku bagi manusia dengan makhluk lainnya adalah adanya pilihan, misalnua matahari, bulan, dan planet lainnya, seluruhnya ditetapkan takdirnya tanpa bisa di tawar-tawar seperti yang ada pada surat Q.S. Fussilat/41:11. Sementara manusia, diberi kebebasan untuk memilih, bahkan pilihannya sangat banyak. Manusia dapat memilih keberhasilan atau kemalangan, kebahagian atau kesengsaraan, menjadi yang baik atau tidak (Q.S. Al-Kahf/18:29).

Perlu diingat dengan baik, bahwa setiap pilihan, memiliki akibat baik atau buruk, dan setiap pilihan tersebut akan dimintai pertanggungjawaban, karena manusia memilih atas kesadaran sendiri, di bawah naungan hukum-hukum Allah SWT. Renungkan isi dari ayat-ayat berikut; Q.S. At-Takasur/102: 8, Q.S. Asy-Syams/91: 8-10, Q.S. Al-Balad/90: 10

Artinya : " Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban dari apa yang telah diperbuat)?" (Q.S Al-Qiyamah/75:36)

2. Ikhtiar

ikhtiar adalah usaha sungguh-sungguh dan maksimal dari semua amal perbuatan serta aktivitas yang dilakukan, atau kesungguhan hati dan tekad yang kuat untuk mewujudkan cita dan rasa.

Alasan mengapa manusia harus berikhtiar.

  • Takdir berjalan menurut hukum SUNNATULLAH,
  • Kenyataan menunjukkan tidak ada sworangpun yang mengetahui takdirnya.
  • Hasil sesuai dengan usaha
  • Takdir dibagi 2, ada takdir Mubram ( takdir karena ketentuan Allah ) dan takdir Muallaq ( takdir tergantung usaha manusia )
  • Manusia berusaha tapi tetap gagal ,inibyang namanya rahasia illahi.

3. Do'a

Disamping ikhtiar lahir ada juga ikhtiar batin, yaitu do'a

4. Tawakal

Tawakal merupakan pasrah terhadap keputusan Allah

Tanda tanda orang yang beriman kepada taksir Allah.

  1. Menjngkatkan keimanan bahwa harus lebih giat dalam berusaha agar tercapai cita-citanya
  2. Menyadarkan manusia agar selalu berdoa.

Nah Greaters, itu tadi sedikit pembahasan mengenai bagian dari rukun iman yaitu Qadha dan Qadar. Semoga bermanfaat!

Baca juga 7 Kebiasaan ini Bisa Membuat Skill Bahasa Inggris Meningkat