Halo Greaters, ketika mendengar kata Amerika, kira-kira apa yang terbayang di benakmu? Teknologi Industri? Kemajuan? Yap, pendapat-pendapat itu memang pantas disematkan untuk Amerika. Amerika merupakan negara maju dengan mayoritas masyarakatnya melakukan kegiatan ekonomi pada sektor industri. Sebelum era industri dimulai, Amerika memiliki sejarah peradaban yang cukup unik. Untuk mengetahui lebih lengkap, kali ini kita akan mengenal peradaban awal amerika. Simak baik-baik penjelasannya berikut ini.

Awal Mula Peradaban Kuno Amerika 

Sumber : Monster-bego.blogspot.com

Menurut penelitian arkeolog, ada beberapa bangsa yang pertama kali datang ke Amerika sesudah kedatangan bangsa Amurian. Tepat pada awal abad masehi atau berjarak beberapa tahun setelah kedatangan bangsa Amurian, bangsa ras Mongoloid datang ke Amerika. Kedatangan bangsa Mongolia menciptakan terjadinya percampuran antara dua ras. Lalu, lahirlah bangsa baru yang dinamakan Amerind atau yang lebih kalian kenal dengan Indian Amerika.

Bangsa Amerind menyebar ke semua penjuru benua Amerika ini, dimulai dari Amerika Selatan, Tengah, hingga ke Utara. Selain kegiatan berburu dan mengumpulkan buah-buahan liar, bangsa Amerind telah bercocok tanam juga sebelumnya. Berdasarkan penemuan arkeologis sekitar tahun 2500 SM, bangsa ini sudah menanam jagung, tomat, cokelat, kentang, kacang dan juga tembakau. Selain bercocok tanam, bangsa amerind sudah menemukan cara yang sangat bagus untuk meningkatkan produktivitas pertanian yaitu dalam setahun bisa panen 3 kali.

Tahun-tahun berlalu, peradaban baru yang lebih maju pun muncul di benua Amerika. Apa saja itu?

1. Peradaban Maya

Sumber : Id.wikipedia.org

Peradaban maya berfokus pada kehidupan agraris, mulai dari menanam jagung, merica, biji-bijian, kacang-kacangan, sampai buah-buahan. Kegiatan masyarakatnya adalah bertani dan berdagang. Keduanya menjadi aktivis utama bangsa Maya ini. Bangsa Maya berdagang dengan cara menjualnya yakni dengan membawa barang dagangannya langsung ke pembeli.

Dilihat dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, bangsa Maya sudah menciptakan 2 sistem penanggalan. Sistem penanggalan pertama dihitung menurut lamanya masa bumi untuk mengelilingi matahari, yakni 365 hari pertahun dengan rincian setiap tahunnya berjumlah 18 bulan, setiap bulannya berjumlah 20 hari dan ada 1 bulan yang berjumlah 5 hari saja. 

Bangsa Maya ini membudidayakan sistem penulisan hieroglyph untuk mencatat beberapa kejadian/peristiwa, astronomi dan juga kegiatan upacara agama. Seluruhnya ditulis di atas kulit rusa atau kerbau serta kulit pohon. Tulisan hieroglyph sendiri mempunyai 850 karakter.

2. Peradaban Aztec

Sumber : Idntimes.com

Bangsa Aztec itu merupakan salah satu bangsa peradaban awal amerika yang sering berperang. Bahkan berperang sudah menjadi aktivis dan budaya sehari-hari juga menjadi sistem kepercayaan bagi mereka. Jadi, mereka menjadikan peperangan sebagai budaya sehari-hari, sebab mereka berasumsi bahwa matahari merupakan sumber dari kehidupan mereka yang harus tetap dipelihara secara terus menerus. Agar matahari tetap beredar pada orbitnya, terbit dan juga tenggelam. Sementara bangsa ini, menyembah dewa matahari yang terbesar, yaitu Huitzilopochtli.

Bangsa Aztec memiliki anggapan, agar matahari tetap mengorbit dan berputar, diperlukan pelumas. Suatu pelumas murni yang bersumber dari darah manusia karena bangsa ini meyakini bahwa pengorbanan manusia menjadi tugas wajib dan suci supaya dewa tetap memberikan kemakmuran bagi manusia. Untuk menuliskan bermacam jenis peristiwa seperti ritual keagamaan, catatan sejarah, informasi pengorbanan, kegiatan ekonomi, hingga puisi, bangsa Aztec ini memakai huruf piktograf yang dinamakan n’ahuatl. Catatan-catatan itu lalu disimpan di kulit kayu atau kulit rusa.

3. Peradaban Inca

Sumber : Idntimes.com

Perkembangan peradaban Inca ini sampai ke kawasan wilayah barat Amerika Selatan, khususnya Peru. Hampir sama dengan bangsa Aztec, bangsa Inca pun mempunyai watak militer, yang dipakai untuk menjalankan perluasan wilayah dengan cara berperang. Pada tahun 600 hingga 1000 Masehi, peradaban Inca ini mulai mengembangkan pertanian. Mereka menciptakan sebuah sistem untuk upaya menanggulangi longsor, yaitu terasering. Bangsa ini pun menciptakan sistem irigasi untuk mengatasi potensi terjadinya bencana banjir.

Untuk memenuhi kebutuhan kehidupan mereka dan memberi makan tentara, birokrat, juga buruh pabrik, bangsa Inca terus merawat lahan pertanian milik mereka. Untuk pengolahan tanah, mereka memakai bajak yang berasal dari perunggu. Alhasil pertanian mereka pun jumlahnya banyak, ada tomat, kentang putih, kacang-kacangan dan juga jagung. Bangsa ini juga punya minuman khas, yaitu chicha, sejenis bir yang terbuat dari saripati jagung.

Sistem pemerintahan bangsa Inca adalah kerajaan/monarki. Untuk penerapan sistem pemerintahannya, bangsa Inca berbeda dengan bangsa Aztec. Bangsa Aztec mengendalikan rakyat jajahan dengan teror, sedangkan bangsa Inca mengontrolnya dengan penyatuan imperium/ sekelompok negara/etnis yang menduduki wilayah geografis yang sangat luas.

Untuk pertahanan kesatuan imperium bangsa ini, mereka menciptakan jalan-jalan yang lebar untuk menghubungkan pusat pemerintahan dengan sejumlah wilayah yang sudah ditaklukkannya. Sementara, berjalannya sistem pemerintahan Inca, dapat disebut bersifat sosialis. Karena hasil pertanian yang berlebih pada daerah subur, akan disampaikan ke wilayah - wilayah yang kekurangan. 

Nah Greaters, itulah beberapa informasi tentang peradaban awal Amerika. Jika kamu masih belum memahami secara jelas pembahasan tersebut dan membutuhkan pembimbing yang mampu menjelaskan materi lainnya, GreatPrivat bisa membantumu mewujudkannya. Layanan les privat berbasis aplikasi ini menyediakan pilihan tutor berkualitas dan berpengalaman di berbagai mata pelajaran dengan proses belajar yang menyenangkan. Yuk, pilih tutor les privat sesuai kebutuhanmu di GreatPrivat yang ada di aplikasi GreatEdu. Lebih pintar dengan GreatPrivat!

Sumber gambar utama : Mldspot.com
Penulis : Prokonten

Baca juga 7 Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia