Greaters, menjadi seorang yang berani itu adalah hal baik dalam diri manusia. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah ditindas dan kuat menghadapi segala macam permasalahan. Namun, hal berani yang dimaksud dari sisi positifnya seperti berani bersuara atau menyampaikan sesuatu kepada oranglain, berani karena benar, berani mengubah cara pandang, dan masih banyak lainnya. Lalu bagaimana pengertian berani dari pandangan islam? Nah berikut kita akan bahas secara jelas.

Berani dalam Islam bisa disebut dengan Syaja'ah. Secara etimologis, Syaja'ah berarti keberanian yang merupakan kata bentukan dari masdar dan kata Fi'il. Menurut Imam Ghazali, Syaja'ah adalah ketaatan kekuatan emosi terhadap akal pada saat nekat atau menahan diri. Menurut pendapatnya, Syaja'ah merupakan salah satu dari empat induk akhlak yang harus dimiliki oleh orang beriman yaitu:

  • Kebijaksanaan atau Al-Hikmah
  • Keberanian atau Asy-Syaja'ah
  • Penjagaan diri atau Al-'iffah
  • Keadilan atau Al-'adl

Dengan demikian, Syaja'ah menurut pandangan Al-Ghazali mencakup makna kekuatan akal sehat dalam mengendalikan nafsu agar tidak berbuat sekehendaknya. Pengertian lain dari Syaja'ah adalah berani yang bukan berarti berani menantang siapa saja dengan tidak memedulikan benar atau salah, serta tidak juga berani menuruti hawa nafsu. Akan tetapi, berani yang didasari kebenaran dan berbuat menurut pertimbangan akal sehat.

Orang yang memiliki sifat Syaja'ah disebut Syuja' atau pemberani. Sedangkan, lawan dari kata Syaja'ah adalah Jubun atau Jabanah yang berarti lemah hati atau pendirian dan takut. Orang yang memiliki sifat Jabanah disebut Jabban yang berarti sangat penakut dan pengecut. Penakut adalah sifat tercela, sifat orang yang tidak benar-benar tidak takut kepada Allah SWT.

Pada perilaku Syaja'ah mengandung makna kesabaran seperti seseorang dapat bersabar terhadap sesuatu jika dalam jiwanya ada keberanian menerima musibah atau keberanian dalam mengerjakan sesuatu. Lain halnya dengan yang ada di diri seorang pengecut sukar didapatkan sikap sabar dan berani. Nah Greaters, berikut beberapa perilaku yang mencerminkan atau dikategorikan ke dalam sifat Syaja'ah antara lain:

  • Berani berkata benar walaupun di hadapan penguasa yang zalim
  • Berani mengakui kesalah diri
  • Bersikap objektif terhadap diri sendiri
  • Dapat menahan nafsu ketika marah
  • Berupaya sekuat tenaga untuk selalu bersikap jujur

Menurut Ibnu Miskawaih,sifat Syaja'ah mengandung keutamaan-keutamaan seperti berikut ini:

  • Jiwa besar, menghormati tapi tidak iri terhadap orang lain, mengalah dalam persoalan kecil
  • Tabah, tidak goyah pendirian
  • Keras kemauan, yaitu bekerja sungguh sungguh
  • Ketahanan, yaitu tahan menderita
  • Tenang, yaitu tidak lekas marah
  • Kebesaran, yaitu suka melakukan pekerjaan yang penting.

Nah Greaters, mulai sekarang kamu bisa mencoba untuk menjadi seorang yang pemberani dalam hal positif karena sesungguhnya sikap penakut dan pengecut itu dibenci Allah SWT. Jika melakukan sesuatu yang benar dan positif, tidak perlu ada rasa takut. Jika kamu punya pendapat lain silakan komen di kolom komentar atau kamu ingin menanyakan sesuatu dari bagian ini yang belum kamu pahami, bisa langsung masuk ke QnA Forum untuk bertanya. Semoga bermanfaat!

Sumber gambar utama: Shutterstock

Baca juga 5 Sikap Kepemimpinan yang Memiliki Peranan Vital