Halo Greaters, mungkin banyak di antara kamu yang pernah berpikir untuk apa sih susah ngitung rumus fisika, toh, nggak guna juga untuk kehidupan sehari-hari? Faktanya, siapa bilang? Fisika itu merupakan ilmu murni yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Tanpa kamu sadari, dalam menjalani hari-hari kamu banyak menerapkan berbagai rumus dan penjelasan fisika. Mulai dari keterkaitan kecepatan, jarak, dan waktu saat kamu mengendarai sepeda, penerapan Hukum Newton, dan pemakaian besaran serta satuan dalam menghitung berbagai takaran hitung.

Tak dapat dipungkiri lagi jika dalam keseharian, kita selalu terlibat dengan hitung-menghitung. Mulai dari menghitung besarnya pengeluaran dan pendapatan, menghitung takaran beras yang cukup dimasak dalam satu hari, dan lain sebagainya. Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai besaran dan satuan fisika yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Langsung saja, simak ulasannya berikut ini.

Kenapa Harus Ditetapkan Sistem Satuan Internasional?


Sumber : Berbagaienergi.com

Pernahkah kamu berpikir, kenapa harus ada sistem Satuan Internasional atau biasa disingkat SI dalam mengawali ilmu dasar fisika? Kenapa panjang, waktu, massa, suhu, intensitas cahaya, jumlah zat, dan arus listrik, harus digolongkan dalam satuan SI? Lalu, apa kegunaan satuan SI dalam kehidupan sehari-hari?

Perlu kamu ketahui bahwa, satuan SI diperlukan untuk mengatasi kerancuan data yang timbul di bidang ilmiah dan pengukuran karena adanya perbedan satuan yang digunakan. Satuan standar sendiri adalah satuan dari besaran-besaran yang telah disepakati secara umum atau pun secara Internasional oleh berbagai ahli fisika.

Awal mulanya, SI berkembang dari sistem metrik yang digunakan untuk menyeragamkan satuan dan pengukuran, dari sistem satuan ukur yang ada. Sebelum Revolusi Perancis pada tahun 1789, ratusan satuan ukur yang digunakan memiliki satuan yang berbeda-beda. Menyikapi hal ini, para ilmuwan Perancis mendorong adanya standarisasi pertama yang dilangsungkan pada 7 April, 1795, oleh Majelis Nasional Perancis.

Mengenal Besaran Pokok (Base Quantities)

Di dalam fisika, besaran dibedakan menjadi dua yaitu, besaran pokok (Base Quantities) dan besaran turunan (Derived Quantities). Besaran pokok sendiri adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain.

Besaran pokok sendiri ada tujuh, yaitu, panjang, waktu, massa, suhu, intensitas cahaya, jumlah zat, dan arus listrik. Lalu, kenapa besaran pokok yang ditetapkan hanya ada tujuh? Setelah mengadakan diskusi dan perdebatan dari ahli pakar fisika dunia, ketujuh besaran itu ditetapkan sebagai besaran pokok karena,

  1. Ketujuh besaran pokok tersebut merupakan besaran yang dapat diturunkan.
  2. Ketujuh besaran pokok tersebut, dapat diukur dengan ketelitian yang sangat tinggi.
  3. Besaran panjang, massa, dan waktu telah memiliki sejarah penggunaan yang sangat lama dalam mekanika.

Lalu, apa saja kegunaan ketujuh besaran pokok tersebut dalam kehidupan sehari-hari?

Kamu bisa menggunakan satuan panjang, untuk mengukur luas tanah, luas bangunan, dll. Menurut SI, besaran panjang dinyatakan dalam meter (m). Besaran panjang dapat diukur dengan menggunakan mistar, jangka sorong, stikimeter, dan mikrometer skrup. Dalam kehidupan sehari-hari juga, kita biasa menentukan BB seseorang ideal atau pun tidak, dengan satuan massa. Satuan SI massa sendiri adalah kg dan lain sebagainya.

Mengenal Besaran Turunan (Derived Quantities)


Sumber : Fisikazone.com

Definisi besaran turunan sendiri adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok. Contoh dari besaran turunan adalah besaran massa jenis yang dapat diperoleh dari besaran massa dan volum. Besaran gaya dapat diperoleh dari besaran massa dan percepatan, di mana gaya adalah hasil perkalian massa dan percepatan. Kegunaan besaran turunan di kehidupan sehari-hari sendiri, banyak sekali contohnya. Antara lain, pengukuran luas tanah menggunakan satuan volume, dan lain sebagainya.

Jadi buat kamu Greaters, yang masih beranggapan ilmu fisika itu cuma membuang waktu, harus kamu singkirkan mindset buruk kamu itu. Karena nggak ada kata ‘percuma’ dalam mencari ilmu. Termasuk mempelajari rumus-rumus fisika dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber gambar utama : Sway Office
Penulis : Prokonten

Baca juga Belajar Asyik Eksponen dan Logaritma