Greaters semua pastinya pernah melakukan olahraga ringan seperti lari. Di samping praktis dan sederhana, lari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Mulai dari kesehatan jantung, pernapasan, dan daya tahan tubuh bisa kamu dapatkan dengan olahraga lari. Nah, kali ini yang akan kita bahas adalah pemanasan sebelum melakukan olahraga lari. Lari atau olahraga lainnya membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang harus disiapkan secara bertahap.

Salah satu persiapan itu adalah pemanasan. Sebelum memulainya, pastikan tubuh memiliki cairan yang cukup dengan meminum air. Tidak lupa juga menambah energi yang bisa didapat dari makanan. Sebaiknya, kamu makan dalam porsi yang sedikit. Setelah itu kamu bisa memulai langkah-langkah berikut ini:


Sumber : Godok

1. Melakukan peregangan dan pemanasan pada bagian kaki

Mengingat saat lari, bagian tubuh yang digunakan adalah bagian bawah, kamu bisa memulainya dari bagian telapak kaki, lalu ke pergelangan kaki. Setelah itu bagian lutut dan paha.

2. Melakukan peregangan dan pemanasan pada bagian tubuh lainnya

Perlu diketahui, pemanasan sebelum berlari tidak cukup hanya bagian kaki saja. Kamu tetap bisa cedera jika tidak melakukan pemanasan di bagian tubuh lainnya. Setelah bagian kaki sudah, kamu bisa mulai ke bagian pinggang dengan gerakan memutar pinggang, miringkan ke kiri dan ke kanan. Lalu dilanjutkan ke bagian tangan dan kepala agar semua bagian tubuh sudah siap digunakan pada gerakan tertentu.

3. Lakukan jogging atau lari kecil

Sebelum melakukan olahraga utama yaitu lari di tempat tertentu, kamu bisa mencoba lari atau jogging kecil di tempat dengan mengombinasikan gerakan tertentu seperti high knees. Di mana gerakan melangkah sambil mengangkat lutut setinggi mungkin. Gerakan ini melatih otot quadriceps dan berfungsi untuk melatih kecepatan serta meningkatkan fleksibilitas kamu Greaters. Hal ini dibutuhkan saat kamu akan melakukan sprint. Selain itu, gerakan lain yang dapat dilakukan adalah butt kicker, gerakan berlari kecil dengan mengangkat tumit, seperti menyepak ke belakang, hingga menyentuh bagian bokong.

Berapa lama yang dibutuhkan untuk melakukan pemanasan dan peregangan?

Lamanya pemanasan umumnya lima menit, tergantung dari masing-masing individu. Semakin profesional, pemanasan semakin lama karena harus meliputi semua aspek pemanasan sebelum memulai latihan. Jika semua aspek sudah dilengkapi, otot-otot akan mampu melakukan gerakan selama latihan.

Tubuh kamu akan memberikan peringatan jika pemanasan yang dilakukan belum maksimal. Jika kamu merasakan ada yang sakit dan rasa sakit tersebut tidak berkurang atau bahkan bertambah, sebaiknya berhenti. Jika kamu mengalami hal itu, perbaiki pemanasan di latihan selanjutnya dengan memperbanyak gerakan pada titik tempat kamu merasa sakit. Jika pada saat itu tidak ada yang sakit, namun pada malam harinya tubuh terasa sakit, maka ada kesalahan pada program latihan. Apakah intensitas kita terlalu tinggi, durasi terlalu lama atau kecepatan kita lebih tinggi dari biasanya.

Kesalahan lain yang biasa ditemukan adalah, orang hanya berlatih lari ke arah depan. Jarang yang berlatih lari ke belakang atau ke samping. Padahal, pada saat lomba, kamu harus mendahului orang itu dengan bergerak ke samping. Karenanya, latihlah kemampuan berlari ke samping kanan-kiri. Lakukan zig-zag, termasuk pemanasan dengan lari mundur ke belakang. Dengan demikian otot-otot secara keseluruhan siap untuk masuk latihan inti.

Nah Greaters, itu tadi langkah-langkah dan penjelasan yang bisa kamu pelajari sebelum lari, guna menghindari cedera dan kesalahan pada saat olahraga. Selamat mencoba!

Sumber gambar utama: winnetnews.com

Baca juga Mengenal Getaran Harmonis dalam Ilmu Fisika