Greaters, kamu tentu sudah tidak asing lagi mendengar kata koperasi. Lalu, sebenarnya, apa itu koperasi? Koperasi merupakan suatu badan usaha atau organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama di bidang ekonomi. Ada juga yang mengatakan koperasi yaitu suatu badan hukum yang dibentuk atas asas kekeluargaan di mana tujuannya adalah mensejahterakan para anggotanya. Pada hal ini, koperasi dibentuk di mana kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi kerakyatan. Koperasi dapat didirikan secara perorangan atau badan hukum koperasi. Badan usaha ini mengumpulkan dana dari para anggotanya sebagai modal dalam menjalankan usaha sesuai aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi. 

Secara bahasa istilah koperasi berasal dari kata co-operation yang artinya kerjasama. Jadi, setiap anggota memiliki tugas dan tanggungjawabnya masing-masing dalam operasional koperasi dan memiliki hak suara yang sama dalam pengambilan keputusan.


Sumber : Max Manroe

Kemudian, apa sih tujuan koperasi itu? Tujuan pembentukan koperasi yaitu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Selengkapnya, berikut ini adalah beberapa tujuan koperasi tersebut:

  • Meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya.
  • Membantu kehidupan seluruh anggota koperasi dalam hal ekonomi.
  • Membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
  • Koperasi berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional

Selain itu, koperasi juga memiliki fungsi. Mengacu pada Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 pasal 4, fungsi dari koperasi di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Membangun dan meningkatkan potensi ekonomi para anggota dan juga masyarakat secara umum, sehingga kesejahteraan sosial dapat terwujud.
  • Koperasi memiliki peran dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya dan juga masyarakat.
  • Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan ekonomi nasional di mana koperasi menjadi suatu pondasi.
  • Mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional melalui usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Koperasi juga memiliki jenis-jenisnya yang dapat dibedakan berdasarkan fungsinya. Menurut UU RI No. 17 Tahun 2012, jenis koperasi di Indonesia sebagai berikut:

1. Koperasi Produksi

Apa itu koperasi produksi? Koperasi produksi merupakan jenis koperasi di mana para anggotanya terdiri dari para produsen. Jenis koperasi produksi ini menyediakan bahan baku dan menjual barang-barang dari anggotanya dengan harga yang pantas. Contohnya, koperasi peternak lebah di mana produk yang dijual adalah madu dan makanan olahan dari madu.

2. Koperasi Konsumen

Koperasi konsumen merupakan koperasi yang dibentuk dan diperuntukkan bagi konsumen barang dan jasa. Koperasi ini biasanya hanya menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari seperti di toko kelontong. Contohnya adalah koperasi karyawan (KOPKAR), koperasi pegawai Republik Indonesia (KPRI), koperasi siswa/mahasiswa, dan lain-lain.

3. Koperasi Jasa

Koperasi jasa yaitu jenis koperasi yang kegiatannya fokus pada layanan atau jasa kepada para anggota koperasi dan masyarakat. Contohnya jasa angkutan, jasa asuransi.

4. Koperasi Simpan Pinjam (Kredit)


Sumber : Kompas.com

Koperasi simpan pinjam dibentuk untuk mengkomodasi kegiatan simpan-pinjam bagi para anggota. Anggota koperasi dapat meminjam dana dalam jangka pendek kepada koperasi dengan syarat yang mudah dan bunganya rendah.

5. Koperasi Serba Usaha (KSU)

Koperasi serba usaha yaitu koperasi yang menyediakan beberapa layanan sekaligus kepada para anggotanya. Contohnya, selain menyediakan jasa simpan pinjam, koperasi ini juga dapat menjual berbagai kebutuhan konsumen.

Lebih dari itu, koperasi memiliki prinsip dasar koperasi untuk kegiatan operasionalnya. Seluruh koperasi di Indonesia menggunakan prinsip-prinsip berikut ini:

  • Keanggotaan koperasi sifatnya terbuka dan sukarela.
  • Proses pengelolaan koperasi harus dilakukan secara demokratis.
  • Pembagian sisa hasil usaha (SHU) wajib mengedapankan rasa keadilan sesuai dengan kinerja dari masing-masing anggota.
  • Pemberian balas jasa kepada anggota disesuaikan dengan modal anggota tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai koperasi, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Greaters ya.

Sumber gambar utama : Pedomanbengkulu.com
Penulis : Prokonten

Baca juga Belajar Demografi