Setelah dibahasan sebelumnya kalian mengenal sistem periodik modern, maka kalian wajib tahu nih apa itu konfigurasi elektron. Lalu bagaimana hubungan konfigurasi elektron dengan unsur-unsur yang ada di tabel periodik modern.

Menurut model atom mekanika kuantom, elektron itu berada dalam orbital. Orbital-orbital yang memiliki tingkat energy yang sama atau hampir sama tersebut membentuk kulit atom. Susunan kulit-kulit atom ini mirip dengan model atom Niels Bohr. Apa teori atom Niels Bohr? Ada di tulisan saya sebelumnya tentang teori atom ya.

Menurut model atom Bohr elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang nantinya disebut kulit atom atau tingkat energi. Kulit atom tersebut ditempat elektron yang bergantung pada intinya. Kesimpulannya, tingkat energy paling rendah ialah kulit atom yang terletak paling dalam atau paling dekat dengan inti.

“Semakin keluar maka semakin besar nomor kulitnya dan makin besar tingkat energinya”


Baca Juga : Apa itu Keelektronegatifan ?


Nah berawal dari percobaan Niels Bohr tentang spectrum atom hidrogen memunculkan penyusunan konfigurasi elektron. Apa itu konfigurasi elektron? Konfigurasi elektron menggambarkan penyebaran atau susunan elektron dalam atom. Pengisian susunan elektron pada kulit atom harus memenuhi dua aturan, yaitu :

1. Rumus 2n2 , dengan n= nomor kulit

Jumlah maksimum elektron pada suatu kulit harus memenuhi rumus 2n2, dengan n=nomor kulit. Untuk penamaan kulit pertama yaitu kulit K, selanjutnya Kulit L, Kulit M, Kulit N, dan seterusnya. Langsung saya contohkan ya,

Kulit K (n=1) dengan rumus 2n2, maka 2.12  = 2 elektron

Kulit L (n=2) dengan rumus 2n2, maka 2.22  = 8 elektron

Kulit M (n=3) dengan rumus 2n2, maka 2.32  = 18 elektron

Kulit N (n=4) dengan rumus 2n2, maka 2.42  = 32 elektron

Kulit O (n=5) dengan rumus 2n2, maka 2.52  = 50 elektron

2. Jumlah maksimum elektron kulit terluar adalah 8

Pada peraturan kedua ini, kita akan mengenal namanya elektron valensi. Elektron valensi adalah jumlah elektron yang menempati kulit terluar. Contohnya :

11Na    = 2    8    1

20Ca     = 2    8    8    2

35Br     = 2    8    18    7

Seperti contoh diatas, Natrium yang memiliki nomor atom 11 elektron terluarnya adalah 1. Lalu Kalsium jumlah elektron terluarnya adalah 2 dan Bromium memiliki jumlah elektron terluar adalah tujuh.

Jadi dapat disimpulkan Natrium mempunyai elektron valensinya 1, elektron valensi Kalsium dan Bromium masing-masing adalah 2 dan 7.

Sekian untuk bahasan kali ini. Semoga dimengerti ya.

Seperti biasa, diakhir sesi ini saya kasih soal.

Coba konfigurasi elektron dari unsur 52Te dan86Rn dan tentukan elektron valensinya ya.

Selamat mengerjakan


Referensi : 

 Permana, Irvan. 2009. Memahami Kimia SMA/MA. Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional


Penulis : Ferry Aldina