Greaters, ketimpangan sosial merupakan bentuk tidak seimbangnya status sosial, ekonomi, atau budaya dalam masyarakat. Ketimpangan sosial dapat timbul akibat faktor-faktor penghambat baik internal maupun eksternal sehingga faktor tersebut menghalangi sebagian masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan yang ada. Andrinof A. Chaniago berpendapat bahwa ketimpangan muncul akibat pembangunan yang tidak seimbang. Di mana, pembangunan hanya fokus pada segi ekonomi dan melupakan aspek lainya seperti aspek sosial.

Sosiolog asal Indonesia Budi Winarno berpendapat ketimpangan sosial muncul akibat dari kegagalan pemerintah dalam melakukan pembangunan di era globalisasi guna memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani masyarakat. Berdasarkan teori dari para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa ketimpangan sosial muncul akiibat dari pembangunan yang tidak merata atau penggenjotan pembangunan yang hanya satu sisi dan melupakan pembangunan yang lain. Akibatnya, memunculkan ketidaksetaraan dalam individu di masyarakat.

Adapun faktor penghambat munculnya ketimpangan sosial adalah sebagai berikut:

Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor yang muncul dari dalam diri individu tersebut seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia yang disebabkan oleh minimnya akses pendidikan. Pendidikan yang rendah akan menghambat individu tersebut dalam mendapatkan kesempatan untuk mengoptimalkan kemampuan dalam dirinya. Mental rendah yang dimiliki individu akan membawa diri mudah menyerah, putus asa ketika sesekali mengalami kegagalan. 

Faktor eksternal

Faktor eksternal merupakan faktor yang muncul dari luar kemampuan diri individu tersebut. Pendidikan yang tidak merata seperti di perkotaan dan pedesaan serta keterampilan yang minim akan membawa individu mendapatkan pekerjaan kurang layak.

Baca juga Mengenal Istilah Expression of Congratulation dan Cara Penggunaannya, Bahasa Inggris Kelas 12

Dua faktor baik internal maupun eksternal memiliki keterkaitan yang erat dalam membawa masyarakat ke jurang ketimpangan sosial dalam era globalisasi ini. Jika saja, akes pendidikan yang merata akan membawa individu untuk menambah skill dan mempertajamnya. Selain itu, akses pendidikan akan memperkuat mental individu dalam menghadapi masa depannya. Karena dari pendidikan akan mengubah seseorang menjadi mental baja dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Akibanya, ketimpangan sosial dalam tubuh masyarakat membawa dampak negatif yang bisa berlarut-larut tanpa penyelesaian atau hanya sesaat sebagai akibat dari globalisasi yang mendunia. Semua itu tergantung bagaimana pemerintah mengambil kebijakan yang dapat mensejahterakan rakyatnya.

Berikut akibat yang di timbulkan dari ketimpangan sosial:

Kriminalitas

Kriminalitas merupakan tindakan yang melanggar hukum, di mana akibat dari kriminalitas dapat merugikan masyarakat yang menjadi korbannya. Menurut Soerjono Soekanto, tindakan kriminal disebabkan oleh kondisi dan proses sosial yang menghasilkan perilaku yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.  

Kemerosotan Moral

Ketika membicarakan mengenai kemerosotan moral berkaitan dengan negara bangsa yang berkaitan. Seperti contoh di Indonesia sebagai negara yang berbudaya dan memiliki norma berbusana tertutup akan mengagap globalisasi dengan budaya westernisasi atau budaya pakain terbuka adalah sebuah kemerosotan moral. Selain fashion sikap individualis, hedonis juga merupakan kemerosotan moral bagi bangsa Indonesia.

Hal ini dikarenakan dari sudut pandang bangsa Indonesia budaya tersebut sangat bertentangan dengan tradisi dan budaya masyarakat. Masalah yang di timbulkan oleh globalisasi dalam hal ini ketimpangan sosial dapat diatasi dengan menentukan mana yang lebih krusial untuk diselesaikan terlebih dahulu, sehingga solusi yang tepat dapat diambil.

Sampai di sini, apakah penjelasan tentang pembahasan ini sudah kamu pahami, Greaters? Jika sudah, lanjutkan dengan artikel lainnya yang ada di GreatPedia untuk menambah pengetahuanmu. Yuk, baca berbagai pilihan artikel di GreatPedia sekarang!

Baca juga Mengenal Angkatan Ratu Adil di Indonesia, Sejarah Kelas 12