Greaters, kalian setuju tidak jika game merupakan salah satu hal yang menarik perhatian terutama ketika kita sedang merasa bosan? Atau merupakan kegiatan yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang supaya tidak jenuh. Akan tetapi, ada juga lho yang bermain game dengan tujuan professional. Game tesebut dijadikan sarana untuk bisa eksis di kancah nasional maupun internasional.

Tahukah kalian bahwa game juga bisa kita jadikan alat atau sarana untuk belajar lho. Istilah yang popular yaitu game edukasi atau game pendidikan. Model game ini sangat bermanfaat untuk menambah ketertarikan dan keceriaan siswa pada materi yang akan diajarkan sehingga siswa tidak akan merasa jenuh atau  bosan pada materi yang diajarkan.

Sumber : ayo main game

Tujuan dari model game edukasi adalah untuk menyediakan suasana (lingkungan) yang memberikan fasilitas belajar yang menambah kemampuan siswa. Model permainan tidak perlu menirukan realita namun harus memiliki karakter yang menyediakan tantangan bagi siswa. Keseluruhan model game ini memiliki komponen dasar sebagai pembangkit motivasi dengan memunculkan cara berkompetisi untuk mencapai sesuatu/tujuan. Interaksi berbentuk permainan akan bersifat instruksional apabila pengetahuan dan keterampilan yang terdapat di dalamnya bersifat akademik dan mengandung unsur pelatihan.

Sama halnya dengan model lain, game edukasi harus mengandung tingkat kesulitan tertentu dan memberikan umpan balik terhadap tanggapan yang dikemukakan oleh siswa. Dalam model pemainan, umpan balik diberikan dalam bentuk skor atau nilai standar yang dicapai setelah melakukan serangkaian permainan. Dalam program berbentuk permainan harus ada aturan yang dapat dipakai sebagai acuan untuk menentukan pengguna yang keluar sebagai pemenang. Penentuan pemenang dalam permainan ditentukan berdasarkan skor yang dicapai kemudian dibandingkan dengan prestasi belajar standar yang harus dicapai. Bentuk game edukasi yang disajikan tetap mengacu pada proses belajar-mengajar. Dengan model game edukasi ini diharapkan terjadi aktifitas belajar sambil bermain. Dengan demikian siswa tidak merasa bahwa mereka sesungguhnya sedang belajar. 

Seiring perkembangan TIK, game edukasi juga sudah diterapkan pada mobile device, misalnya game edukasi yang dapat dijalankan pada smartphone android. Mulai dari game dangan level yang mudah sampai pada level yang sangat sulit. Ada game yang khusus untuk anak kecil seperti game belajar mengenal angka, mengenal huruf, warna, alat transportasi, profesi, alat-alat rumah tangga, kosa kata bahasa Inggris dari benda-benda di sekitar dan masih banyak contoh game untuk anak lainnya.

Ada juga game yang dijadikan sebagai simulator dalam materi pembelajaran, seperti game bagian tubuh atau anatomi tubuh manusia, hewan dan tumbuhan. Ada juga yang berupa simulator dari materi pelajaran tertentu seperti simulator turbin sampai bisa menghasilkan listrik, simulator jaringan komputer, simulator kamera DSLR dan masih banyak contoh yang lainnya.

Semoga kita bisa memanfaatkan game ini untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Baca juga Pentingnya Budaya Jujur dalam Dunia Pendidikan