Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Kalimantan Barat, Urai Muhani mengatakan ada 88. 347 pelajar tingkat SMP sederajat di wilayah Kalimantan Barat mengikuti ujian nasional baik itu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mau pun Ujian Nasional Kertas pensil (UNKP).
 
" Puluhan ribu pelajar tingkat SMP yang ikuti ujian nasional itu tersebar di Kalimantan Barat, dimana UN tersebut mulai dilaksanakan 22 - 25 April 2019," kata Urai Muhani, dihubungi Antara, dari Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Senin.
 
Disampaikan Muhani, dari total 88.347 pelajar SMP peserta ujian nasional itu ada 46.337 yang mengikuti UNBK dan 42. 000 ikut UNKP dengan rincian sebagai berikut untuk SMP jumlah peserta UN sebanyak 75.481 pelajar, yang mengikuti UNBK sebanyak 37.236 peserta dan UNKP sebanyak 38.245 peserta.
 
Untuk Mts peserta UN sebanyak 12.649 pelajar, sedangkan yang mengikuti UNBK sebanyak 9.086 pelajar dan yang mengikuti UNKP sebanyak 3.564 pelajar.
 
Kemudian kata Muhani, untuk SMP Terbuka sebanyak 181 peserta terdiri dari UNBK diikuti 4 (empat) pelajar, sedangkan UNKP diikuti 177 pelajar, selain itu untuk SMPTK jumlah peserta sebanyak 36 pelajar, sedangkan yang ikut UNBK 12 pelajaran dan UNKP di ikuti 24 pelajar.
 
" Secara umum pelaksanaan ujian nasional di hari pertama di Kalimantan Barat berjalan aman dan lancar," kata Muhani yang turun langsung meninjau pelaksanaan ujian nasional di wilayah Kalimantan Barat.

 
Dia berharap pelaksanaan ujian nasional tingkat pelajar SMP itu dapat berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan dan para peserta ujian nasional dapat memperoleh nilai yang memuaskan.
 
Selain itu Muhani juga berpesan kepada peserta ujian nasional untuk lebih teliti dalam mengerjakan soal ujian sehingga nilai yang di peroleh juga tidak mengecewakan.
 
" Harapan kita kedepannya peserta UNBK semakin meningkat dengan harapan kualitas pendidikan Kalimantan Barat juga meningkat," kata Muhani yang juga merupakan Kepala Bidang SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat.