Setiap pembeli maupun penjual yang berada di pasar mempunyai anggapan bahwa barang yang diperjual belikan mempunyai nilai dan guna. Begitu pula bila kamu menginginkan buku, sepatu, atau kalkulator tentu saja kamu beranggapan barang-barang tersebut berguna buatmu. Nah, dari barang-barang yang kamu perlukan untuk memenuhi kebutuhanmu itu tanpa kamu sadari telah menimbulkan permintaan akan barang-barang tersebut.

Permintaan masyarakat terhadap barang pada umumnya berbeda-beda. Permintaan ini timbul karena adanya kebutuhan seseorang terhadap barang tertentu. Dalam arti ekonomi, permintaan (demand) adalah jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai macam tingkat harga.

Hukum permintaan mengatakan bahwa jumlah barang yang diminta akan selalu berbanding terbalik dengan harganya, permintaan artinya jika harga barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan berkurang sebaliknya jika harga barang turun, maka jumlah barang yang diminta akan bertambah. Hukum permintaan tersebut akan berlaku bila keadaan yang lain ceteris paribus (tetap). Keadaan lain yang dimaksud adalah pendapatannya tetap, seleranya tetap, harga barang yang lain tetap, dan tidak ada barang substitusi. Permintaan dapat digolongkan menjadi tiga :

  1. Permintaan efektif (effective demand) adalah permintaan terhadap suatu barang yang disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut.
  2. Permintaan absolut (absolute demand) adalah permintaan terhadap suatu barang yang tidak disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut.
  3. Permintaan potensial (potential demand) adalah permintaan yang memiliki kemampuan membeli tetapi belum melaksanakan pembelian.

Kurva permintaan (demand curve) adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta. Sesuai dengan hukum permintaan, maka bentuk kurva permintaan melereng dari kiri atas ke kanan bawah atau dari kanan bawah ke kiri atas. Untuk memahami hubungan permintaan dengan harga, amatilah tabel berikut ini:


Dari tabel diatas dapat di buat kurva seperti dibawah ini :



Baca Juga : Supply (Penawaran)


Permintaan suatu barang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain sebagai berikut.

  1. Pendapatan atau penghasilan masyarakat.
  2. Distribusi pendapatan masyarakat.
  3. Selera konsumen terhadap barang.
  4. Jumlah penduduk.
  5. Harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.
  6. Prediksi masyarakat tentang kondisi di masa yang akan datang.
  7. Adanya barang substitusi.
  8. Kegunaan akan suatu barang.

Faktor-faktor tersebut akan memengaruhi pergeseran kurva permintaan, akan tetapi ada tiga macam barang di mana kurva permintaan yang menurun tidak berlaku, yaitu :

  1. Barang giffen, adalah barang inferior (barang bermutu rendah) yang efek pendapatannya lebih besar daripada efek substitusinya,
  2. Barang spekulasi, adalah bila konsumen berharap bahwa harga barang di masa mendatang akan mengalami kenaikan, maka kenaikan harga sekarang justru diikuti dengan kenaikan permintaan,
  3. Barang prestise, adalah kesediaan konsumen untuk membayar barang dengan harga yang lebih tinggi, karena unsur prestise, misal pakaian bekas milik orang kenamaan, lukisan karya pelukis terkenal, dan sebagainya.

Referensi :

Iswanto. 2009. Buku Ekonomi Untuk SMA dan MA Kelas X.


Penulis : Asri Nur Lestari