Greaters, banyak bahan di sekitar kita yang tersusun dari logam besi. Ada satu hal yang mungkin membuat kamu bertanya-tanya suatu reaksi pada besi yaitu berkarat. Apa sebenarnya yang menyebabkan besi menjadi berkarat? Nah istilah ini disebut dengan korosi. Berikut penjelasan mengenai korosi meliputi pengertian, jenis, dan cara mencegahnya.

Definisi Korosi 

Korosi adalah sebuah peristiwa teroksidasinya suatu logam yang disebabkan berbagai zat menjadi suatu senyawa. Proses korosi ini merupakan peristiwa elektrokimia. Korosi yang paling banyak terjadi yaitu pada logam besi. Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif, yaitu lingkungan yang lembap atau mengandung uap air dan diinduksi oleh adanya gas O2, CO2, atau H2S. Korosi dapat juga terjadi akibat suhu yang tinggi. 

Terjadinya korosi dapat mengubah struktur serta sifat-sifat logam asli sehingga korosi cenderung merugikan. Diperkirakan sekitar 20% logam rusak setiap tahunnya akibat peristiwa korosi. Mudahnya logam teroksidasi membuat logam tersebut terkorosi. Menurut data potensial reduksi standar, selain logam emas umumnya logam-logam lain memiliki potensial reduksi standar yang lebih rendah dari oksigen. Sehingga, secara spontan hampir semua logam dapat bereaksi dengan gas O2

Contoh logam lain yang dioksidasi oleh oksigen ditunjukkan pada persamaan reaksi berikut:

Zn(s) + O2(g) + 2H2O(l) → Zn(OH)4(s) E°sel = +0,60 V 

Mekanisme Korosi pada besi

Bagian tertentu dari besi bertindak sebagai anoda, sehingga besi mengalami oksidasi menurut reaksi: Fe (s) → Fe2+ + 2e-

Elektron yang dilepaskan oleh besi mengalir pada bagian lain dari besi yang berperan sebagai katoda dan menyebabkan terjadinya reduksi oksigen dari lingkungannya menurut reaksi: O2 (g) + 4H+ (aq) + 4e- → 2H2O (l)

Kemudian, ion Fe2+ teroksidasi lagi menjadi Fe3+ yang selanjutnya membentuk karat besi, yaitu senyawa Fe2O3 × H2O berdasarkan reaksi 2Fe (s) + 3/2 O2(g) + xH2O  → Fe2O3.xH2

Warna pada karat beragam mulai dari warna kuning hingga cokelat, merah bahkan hitam. Warna ini bergantung pada jumlah molekul H2O yang terikat pada karat. 

Baca juga Tips Menjalankan Resolusi di Semester Genap

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Korosi 

Berdasarkan mekanisme korosi, faktor-faktor yang menyebabkan terbentuknya korosi diantaranya jika ada udara (khususnya gas O2) dan air. Selain itu, adanya garam terlarut dalam air akan mempercepat proses korosi. Ion-ion pada larutan garam akan membantu mempercepat hantaran ion-ion Fe2+ hasil oksidasi. Kekerasan karat juga akan meningkat sejalan dengan adanya garam sebab kelarutan garam meningkatkan daya hantar ion-ion oleh larutan sehingga mempercepat proses korosi. Ion-ion klorida juga dapat mempercepat korosi karena membentuk senyawa kompleks yang stabil dengan ion Fe3+ yang meningkatkan kelarutan besi.

Pencegahan Korosi

Korosi cenderung merugikan karena selain merusak alat atau bangunan dari logam, juga menyebabkan logam menjadi rapuh dan tidak mengkilat lagi. Pada dasarnya pencegahan korosi dapat dilakukan dengan mencegah kontak langsung antara logam dengan zat-zat yang menyebabkan korosi. Beberapa cara-cara pencegahan korosi adalah sebagai berikut:

1. Pelapisan atau coating

Melapisi logam dengan cat, minyak atau oli, serta logam lain yang tahan korosi misalnya logam krom, nikel, perak. 

2. Perlindungan Katodik

Logam yang dilindungi dari korosi diposisikan sebagai katoda, kemudian dihubungkan dengan logam lain yang lebih mudah teroksidasi (yang memiliki E° lebih kecil dari logam yang dilindungi). Misalnya pipa besi dalam tanah dihubungkan dengan logam Mg (E° Mg lebih kecil dari E°Fe). Logam Mg dipasang agar teroksidasi sehingga pipa besi tidak teroksidasi. 

3. Membuat Alloy atau Paduan Logam

Alloy ini dapat dibuat dengan mencampurkan besi dengan logam nikel (Ni) dan kromium (Cr) menjadi stainless steel dengan perbandingan 72% Fe, 19%Cr, 9%Ni.

4. Penambahan Inhibitor

Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam suatu lingkungan korosif dengan kadar sangat kecil (ukuran ppm) guna mengendalikan korosi.

Nah Greaters, jadi kamu sudah bisa memahami mengenai proses korosi, penyebab serta pencegahannya pada logam. Jangan lupa untuk mengerjakan latihan soal terkait pembahasan ini di Exercise, Greaters!


Baca juga Mengenal Sifat-Sifat Magnet, IPA Kelas 9