Jika kamu sedang berkendara menggunakan kendaraan bermotor, pastinya kamu membutuhkan bensin sebagai bahan bakar. Tahukah kamu jika bensin yang memiliki kualitas terbaik itu saat pengolahan membutuhkan tambahan zat untuk memicunya. Zat ini disebut dengan MTBE singkatan dari Metil Tert-Butil Eter merupakan suatu zat yang ditambahkan pada bensin agar kualitas bensin tinggi. Apa sebenarnya pengertian dan kegunaan dari MTBE? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Eter atau Alkoksi Alkana

MTBE ini biasa disebut dengan nama eter, merupakan senyawa yang memiliki gugus fungsi dengan atom oksigen dan terikat pada dua gugus alkil lain. Struktur eter hampir sama dengan struktur air, yang mana hanya kedua atom H pada air merupakan gugus alkil (—R) pada eter. Strukturnya yaitu  R—O—R'

Tata Nama

Penamaan eter didasarkan pada aturan IUPAC dan trivial. Dalam sistem IUPAC singkatan dari International Union of Pure and Applied Chemistry, gugus —OR disebut gugus alkoksi sehingga penamaan senyawa eter dimulai dengan nama gugus alkoksi atau rantai pendek yang diikuti oleh nama rantai utamanya, di mana gugus alkoksi dianggap sebagai cabang yang terikat pada rantai utama. Sedangkan aturan trivial didasarkan pada nama gugus alkil yang terikat pada atom oksigen. Penempatan alkil sesuai urutan alfabetis dan diakhiri dengan kata –eter.

Contoh:

CH3 — O — CH3

IUPAC: metoksi metana

Trivial: dimetil eter

CH3 — O — CH2 — CH3

IUPAC: metoksi etana

Trivial: etil metil eter

Isomer

Berdasarkan rumus umumnya, CnH2n+2O, alkohol dan eter memiliki rumus umum yang sama, tetapi strukturnya berbeda sehingga alkohol dan eter berisomer gugus fungsi satu sama lain. Contoh isomer pada alkohol dan eter yaitu dengan rumus umum C3H8O:

Sumber: Sunarya, 2009: 167

Baca juga Perkembangan Politik di Masa Demokrasi Terpimpin, Sejarah Kelas 12

Sifat Fisika

Eter tidak mempunyai ikatan hidrogen antar molekulnya seperti pada alkohol sehingga titik didih eter berada di bawah titik didih alkohol untuk jumlah atom karbon yang sama. Misalnya, etanol dan dietil eter. Eter berupa zat cair kecuali metil eter, berbau harum serta mudah menguap. Eter sukar larut dalam air dibandingkan alkohol karena eter memiliki kepolaran yang rendah.

Semakin tinggi rantai alkil dalam eter, maka kelarutannya di dalam air semakin berkurang. Dalam suasana asam dan basa, eter cenderung stabil, kecuali pada suhu tinggi, oleh karena itu eter sering digunakan sebagai pelarut untuk reaksi-reaksi organik.

Sifat Kimia

Sifat kimia yang ada pada eter akan beraksi pada senyawa lainnya seperti berikut in:

  1. Bereaksi dengan asam halida yaitu R — O — R + HX → RX + R—OH
  2. Bereaksi dengan oksigen yaitu R — O — R’ + O2 → CO2 + H2O
  3. Bereaksi dengan PCl5 yaitu R — O — R’ + PCl5 → R — Cl + POCl3 + R’ — Cl. Hasil reaksi ini dapat membedakan senyawa alkohol dengan eter, bahwa eter tidak menghasilkan zat asam, sedangkan pada alkohol terbentuk HCl.
  4. Eter tidak bereaksi dengan logam natrium dan PCl3, hal ini juga yang dapat membedakan gugus fungsi alkohol dan eter.

Sintesis

Umumnya eter dibuat dari dehidrasi alkohol melalui pemanasan etanol dengan asam sulfat pekat (H2SO4) pada suhu sekitar 140°C. Reaksi: R — OH → R — OR’ + H2O

Kegunaan

Dietil eter secara luas digunakan sebagai pelarut untuk lemak, lilin, atau zat-zat lain yang kurang larut dalam air. Penggunaan eter harus hati-hati karena mudah terbakar. Senyawa eter lain, MTBE (Metil Tersier Butil Eter), berfungsi sebagai zat aditif pada bensin yang berfungsi untuk meningkatkan angka oktan. Berikut struktur MTBE:



Nah Greaters, itu tadi penjelasan mengenai hal yang berhubungan dengan MTBE, merupakan singkatan dari metil tersier butil eter, senyawa organik bergugus fungsi —O— atau termasuk golongan eter. Bagaimana penjelasan tentang pembahasan ini Greaters? Jika kamu sudah paham, silakan untuk mencoba latihan soal terkait pembahasan ini melalui fitur Exercise yang ada di GreatPedia. Selain mengerjakan, kamu juga bisa membuat latihan soal yang dapat dikerjakan oleh banyak orang. Yuk, buka aplikasi GreatEdu di smartphone-mu sekarang.

Sumber gambar utama: pixabay.com

Baca juga Mempelajari Alkohol melalui Gugus Fungsi Alkohol, Kimia Kelas 12