Memilih jurusan untuk kuliah adalah hal yang penting dilakukan sebelum masuk ke dalam dunia kuliah, Mengingat jurusan kuliah ibarat penentu jalan kita dalam penguasaan bidang tertentu. Melalui jurusan yang dipilih, kita dapat melatih serta mempelajari hal-hal yang kita senangi.

Namun, tak sedikit permasalahan muncul pada diri mahasiswa dan mahasiswi yang merasa “Salah jurusan”. Entah itu karena paksaan orang tua, terjebak kebingungan, atau asal saat memilih jurusan. Saat sudah merasa salah jurusan, terkadang bisa menjadikan kuliah tidak bersemangat.

Nah Greaters, kamu tidak perlu khawatir dan sedih dengan permasalahan ini. Ada banyak cara yang bisa dilakukan saat diri merasa salah jurusan seperti 6 hal ini.

1. Lebih Banyak Bertindak Dibanding Terlalu Dipikirkan

 

Dalam hidup ini pasti terkadang merasa kurang tepat dalam mengambil keputusan, buah kamu yang merasa salah jurusan jangan disesali. Lebih baik lakukan apa yang bisa kamu lakukan sekarang.

2. Latih Softskill mu dengan Mengikuti Organisasi atau UKM di Kampus


Sumber : http://cdn2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/wisuda_20161118_092507.jpg

Merenungi kesedihan karena merasa salah jurusan menjadi hal yang biasa di hidup kamu sekarang. Padahal, kamu sebagai manusia memiliki potensi yang bisa diasah untuk kebaikan di masa depan. Banyak hal yang bisa kamu lakukan dan bisa dimulai dari hal yang kamu sukai seperti bidang perpolitikan dengan mengikuti organisasi kampus, bidang tulis menulis dengan UKM kejurnalistikan atau ilmiah, atau tertarik desain maka ikutilah redaksi kampus. Masih banyak juga kegiatan-kegiatan positif di luar kampus yang bisa dilakukan daripada merenungi kesedihan saat merasa salah jurusan.

3. Sering-sering Belajar Bersama Teman

Sumber : Juragan Cipir

Materi yang pusing karena tidak sesuai dengan kemampuan terkadang membuat kamu merasa stress dan malas belajar. Maka salah satu cara belajar efektif adalah belajar bersama teman-teman. Pasalnya, belajar sambal berinteraksi dengan teman, baik diskusi atau tukar pikiran, bisa mengurang sedikit demi sedikit beban di pikiran.

4. Hindari Berpikir Ijazah adalah Segalanya Tanpa Ilmu Terapan

Sumber : Show Academy

Perusahaan sekelas Google saat ini sudah tidak menerapkan karyawan barunya harus memiliki ijazah di perguruan tinggi terkemuka karena mereka lebih memprioritaskan skill atau kemampuan serta pengalaman yang kamu miliki. Hal ini tentu menjadi alas an kamu untuk terus belajar mendapatkan banyak ilmu saat kuliah, baik di lingkungan kampus atau luar kampus. Mengingat, saat ini banyak lulusan sarjana yang bekerja di sebuah perusahaan dengan pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan mereka saat berkuliah. Pada dasarnya, yang menentukan kesuksesan adalah diri kamu sendiri.

5. Kejenuhan akan Bisa Dilawan dengan Diri Sendiri

Sumber : Event Kampus

Ketika kamu merasa jenuh dengan kuliah yang kamu jalani, percayalah kejenuhan ini bisa kamu lawan dengan semangat menuju kesuksesan. Anggap saja hal ini sama dengan kehidupan yang kamu jalani saat ini. Semua akan baik-baik saja jika kamu merasa ikhlas dalam menjalaninya.

6. Yakin Bahwa Tuhan Tahu Apa yang Terbaik untuk Dirimu Sekarang dan Nanti

Sumber : Tahupedia

Percaya deh ketika kamu mengambil suatu resiko atau dihadapkan dengan sebuah cobaan, pasti kamu bisa menghadapinya. Mengingat semua usaha yang kita jalani sudah ada jalannya dari tuhan. Pada akhirnya, tidak sedikit rintangan yang dihadapi untuk meraih kesuksesan.

Nah Greaters, sesungguhnya apa yang kamu putuskan dalam hidup itu tidak akan pernah salah, jika kamu menerimanya dengan lapang dada. Tetap semangat dan menyelesaikan apa yang kamu sudah mulai dari awal.

Sumber :

1. Fajriyatin, Aida. Merasa salah pilih jurusan? Ini 7 tips menghadapinya. IDN Times. 5-Mei-2019. https://www.idntimes.com/life/education/aida-fajriyatin-formaningrum/merasa-salah-jurusan-ini-7-tips-jitu-menghadapinya-c1c2/full

2. Risang, Paulus.  Ketika Kamu salah Jurusan : Lanjut Kuliah atau Bubar Jalan?. Hipwee. 5-Mei-2019. https://www.hipwee.com/motivasi/ketika-kamu-salah-jurusan-lanjut-kuliah-atau-bubar-jalan/

Baca juga Pentingnya Budaya Jujur dalam Dunia Pendidikan

Penulis : Indri Stamou