Memulai Karir di Digital Marketing: Apa Saja Tantangannya?
Admin Article
Admin Article
Digital Marketing | Posted on September 22, 2021

Halo, Greaters!

Ngomongin soal kemajuan teknologi, tentunya gak lepas dari karir yang mengikuti perkembangannya. Seiring kita masuk ke era society 5.0 yang mengharuskan masyarakat fasih dalam berteknologi, pekerjaan yang ada pun semakin bervariasi ya, Greaters. Nah, sesuai pencarian Mimin, ada salah satu karir yang paling digandrungi saat ini nih, yakni bidang digital marketing.

Tingginya persentase yang berminat di bidang ini beberapa tahun belakangan, dan melihat kamu ada di artikel ini, Mimin jadi ingin tanya. Apakah kamu berminat dalam digital marketing

 

Photo by Diggity Marketing on Unsplash

Jangan khawatir kalau kamu masih merasa buta informasi. Karena, misal kamu belum terlalu paham seperti apa itu dunia digital marketing, sudah pasti kamu pernah liat contohnya dalam kehidupan kamu sehari-hari. Mulai dari titik-titik kuning yang nyembul saat kamu menonton video di Youtube, atau iklan game online yang seliweran di Instagram kamu hingga SMS berupa tawaran diskon kuota adalah beberapa contoh dari digital marketing.

Terus, apakah karir digital marketing hanya membuat iklan? Nah Greaters, di artikel kali ini kita akan mengulas sedikit banyak tentang hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang karir di digital marketing. Simak baik-baik, ya!

Karir di Digital Marketing

Biro Statistik Tenaga Kerja memperkirakan bahwa adanya pertumbuhan 8% untuk posisi manajer periklanan, promosi, dan pemasaran antara tahun 2018-2028. Di bawah naungan digital marketing, kamu pun bisa memilih bermacam spesialisasi. Mulai dari pemasaran konten, optimisasi mesin pencari (SEO), pemasaran media sosial (SMM), analisis data dan masih banyak lainnya.

Gak seperti kebanyakan industri lainnya, untuk bisa memulai minat kamu dalam digital marketing gak perlu kualifikasi yang formal loh, Greaters. Pengetahuan, bakat, ataupun motivasi kamu untuk belajar dan menambah pengalaman akan lebih diperhatikan oleh perusahaan daripada sekedar kemampuan akademis. Jadi, gak usah minder dulu dengan mereka yang sejak awal sudah linear dengan jurusan yang mereka pelajari saat kuliah, ya.

Nah, sudah siap memulai karirmu di digital marketing? Ketahui dulu yuk beberapa bidangnya untuk mulai cari tahu mana yang cocok buat kamu!

Macam-macam Karir di Digital Marketing

Informasi mengenai digital marketing gak akan ada habisnya untuk kita pelajari. Terus berkembang seiring waktu, informasi mengenai digital marketing sangatlah banyak. Jadi, awali langkahmu dalam karir digital marketing dengan mencari informasi sebanyak yang kamu bisa.

 

Image by Mohamed Hassan from Pixabay

Memiliki satu tujuan yang sama secara keseluruhan, yakni melakukan pemasaran dalam bentuk digital, karir yang mencakup pun memiliki fokus yang bermacam-macam. Nah Greaters, berikut beberapa pilihan karir di digital marketing yang mungkin bisa kamu pertimbangkan (gak terbatas pada):

  • SEO (search engine optimization)
  • PPC
  • SMM (social media marketing)
  • SEM (search engine marketing)
  • Pemasaran konten (content marketing)
  • Media sosial
  • Menulis untuk web (blog writing)
  • Pemasaran email
  • Pencarian suara
  • Saluran pemasaran
  • CRO (optimasi tingkat konversi)
  • Web analytics
  • Pengujian A/B dan multivariat
  • Pemasaran afiliasi
  • Kecerdasan buatan
  • Augmented reality
  • Pemasaran aplikasi

Tantangan Karir di Digital Marketing dan Cara Mengatasinya

Tantangan 1: Buat Internet Menyukaimu sampai Menjadikanmu Referensi!

Salah satu tantangan karir teratas yang dihadapi pemasar digital saat ini adalah mampu membangun referensi yang efektif untuk bisa dilanjutkan ke situs web perusahaan. Kamu mau konsumen mengklik iklan kamu, menyukai postingan sosial media kamu, dan mengambil langkah ke situs web kamu. Itu adalah tujuan kamu sebagai seorang digital marketer.

Namun, memang gak semudah itu melakukannya di dunia digital yang kompetitif. Kamu akan menemukan berbagai ide kreatif di luar sana yang jadi salah satu tantangan sebagai seorang digital marketer. Itu mengapa, penting bagi kamu untuk memastikan bahwa iklan dan salinan di sosial media kamu sesuai dengan referensi pasaran. Pastikan kata-kata iklan kamu singkat, tajam, dan mewujudkan permintaan yang sangat spesifik dari konsumen kamu.

Kamu bisa pertimbangkan untuk mengikuti kursus online atau webinar yang berkaitan dengan digital marketing. Dengan melakukan ini, kamu akan lebih terbuka dengan ide dan pandangan dari para ahli serta pembicara daripada harus trial and error secara buta. Selain mendapat tips dan trik dari para ahli, kamu akan lebih terlatih untuk melihat kembali salinan iklan kamu.

Apakah sudah menarik? Apakah pesan yang ingin kamu sampaikan sudah cukup kuat dengan pilihan kata yang ada? Sehingga kamu menjadi referensi yang diberikan internet kepada konsumen. Ini adalah keterampilan yang penting kamu miliki sebagai senjata keberhasilan dari digital marketing.

Tantangan 2: Menghasilkan Traffic

Menghasilkan macet? Traffic dalam digital marketing maksudnya adalah pengunjung web kamu ya, Greaters. Terkait dengan menghasilkan rujukan atau referensi online yang efektif ke situs web perusahaan kamu, digital marketer juga mengalami tantangan dalam menghasilkan traffic. Berbeda dengan menjadikan perusahaan kamu sebagai referensi di internet, menghasilkan traffic mengacu pada jumlah keseluruhan individu yang berkunjung ke situs kamu dan berapa lama mereka “betah” di dalam situ. Meningkatkan traffic situs web kamu bisa meningkatkan kemungkinan untuk meyakinkan konsumen kalau dia perlu membeli sesuatu. Nah, gimana kamu melakukannya? Kamu harus memposting konten yang BENAR. ‘Benar’ yang Mimin maksud adalah tepat sasaran dan sesuai pasaran.

Tepat sasaran, yakni memberikan solusi bagi konsumen. Sesuai pasaran, yakni sesuai dengan persona konsumen kamu.

Tantangan 3: Meyakinkan Perusahaan terkait Budget

Digital marketer adalah orang-orang yang kreatif. Adalah tugas mereka untuk memikirkan gambaran besar dan kampanye desain digital yang akan membuat konsumen tertarik dan membuat mereka merasakan sesuatu yang substantif terhadap produk. Secara teori, ini mengarah pada cara penjualan kamu.

Tetapi peran lain yang lebih rumit menjadi seorang digital marketer adalah mengatur cukup budget untuk menyebarkan kampanye yang “wow” dengan sukses. Untuk melakukan ini, kamu harus mempelajari taktik untuk meyakinkan perusahaan bahwa kamu membutuhkan lebih banyak uang untuk melakukan kampanye digital kamu. Bagaimana caranya, dengan ide hebat yang kamu miliki itu bisa sesuai dengan budget perusahaan?

Tantangan 4: Mengikuti Tren Web / Konten yang Menarik

Situs web adalah pintu gerbang bagi konsumen untuk memahami perusahaan dan memutuskan apakah dia menginginkan sesuatu dari perusahaan kamu atau gak. Kalau situs web kamu terlalu lambat, kamu berisiko kehilangan pelanggan. Kalau konten yang kamu berikan kurang menarik atau gak sesuai sasaran, akan berisiko pada pelanggan yang berpindah hati ke kompetitor perusahaan.

Pertimbangkan kalau konsumen menggunakan handphone untuk menjelajahi situs kamu — dan situs web kamu gak cukup optimal untuk seluler, kamu malah akan membuat konsumen frustasi dan meninggalkan situs kamu. Terus, kalau situs kamu gak dioptimalkan melalui SEO atau pedoman pengoptimalan mesin telusur, maka situs kamu mungkin bahkan gak akan muncul di hasil penelusuran. Itu mengapa, penting bagi kamu sebagai digital marketer untuk terus memperbaharui situs web dengan tren terbaru dan mengamankan pengoptimalannya untuk kecepatan, seluler, dan SEO.

Photo by Merakist on Unsplash

Pemasaran konten akan terus berkembang dan akan tetap sama pentingnya bagi seorang digital marketer. Pelanggan dan prospek selalu haus akan konten baru yang bisa mendidik mereka dan mengarahkan masalah mereka ke arah solusi. Begitupun, konsumen akan lebih menyukai konten yang interaktif karena memberi mereka kesempatan untuk mengekspresikan pendapat dan masalah mereka.

Tantangan 5: Kenali Pelanggan Kamu

Tantangan selanjutnya adalah banyaknya kompetitor online di luar sana untuk menarik perhatian pelanggan kamu. Di sini penting untuk membangung mindset “utamakan pelanggan”. Itu berarti melakukan segala yang kamu bisa untuk memastikan kebutuhan, pertanyaan, kekhawatiran, dan persepsi pelanggan tentang produk kamu ada di urutan teratas daftar konsumen.

Salah satu cara kamu bisa memenuhi kebutuhan konsumen adalah melalui email dan otomatisasi sosial. Ini adalah dua cara termudah yang bisa kamu pikirkan tentang pelanggan terlebih dahulu. Memiliki pengaturan email otomatis sehingga ketika pelanggan mengirim  pertanyaan, mereka akan segera mendapatkan balasan dari kamu yang menindaklanjuti, memberitahu mereka bahwa kamu sedang menyelidiki masalah tersebut.

Karena SEO dan iklan berbayar menjadi lebih kompetitif, hindari membuang waktu atau uang untuk konten atau kata kunci yang terlalu luas atau salah target pasaran. Salah satu alat terbaik untuk menargetkan audiens yang tepat adalah persona pembeli, yang memungkinkan kamu untuk memvisualisasikan dan lebih memahami pelanggan tipikal kamu. Kenali latar belakang mereka. Ibaratnya, PDKT-lah dengan konsumen kamu. Ketahui apa yang mereka butuh supaya kamu bisa memberi solusi atas masalah yang mereka alami.

Tantangan 6: Mempertahankan Identitas Merek

Banyaknya kompetitor pastinya membuat kamu ingin menonjol. Dengan karakter unik atau identitas menarik yang membuat konsumen mengingat produk dan suara perusahaan kamu sehingga membuat mereka setia berlangganan. Dalam lingkungan digital yang kompetitif, kamu harus lebih dari sekadar menawarkan produk dan layanan berkualitas.

Ikuti petunjuk pakar pembangun merek seperti Apple atau Nike. Kamu bisa lihat bagaimana konsumen yang setia akan terus mencarinya dan bahkan gak membandingkannya dengan produk lain. Identifikasi dan tekankan proposisi penjualan kamu (USP). Konsistenlah dalam suara dan gaya kamu di seluruh saluran dan platform.

Terakhir, ingatlah bahwa kamu gak bisa hanya menggunakan satu sumber. Carilah berbagai ilmu terkait digital marketing, perluas informasi serta relasi. Dengarkan para ahli yang kamu percayai, bersikaplah praktis dan logis dalam menganalisis platform dan perhatikan tren baru yang bisa membuat produk kamu unggul!

Nah Greaters, kamu sendiri bisa mendapatkan ilmu seputar digital marketing serta pengalaman yang berkesan dengan bergabung bersama kami. Mulai dari workshop hingga kursus dengan video, Great Edu hadir buat kamu yang pengen belajar macam-macam tapi gak punya waktu karena harus kerja seharian atau masih harus belajar sampai tengah hari. Dengan pembicara yang pastinya ahli dalam bidangnya, Great Edu memberikan berbagai macam edukasi untuk berbagai bidang yang kamu minati, karena kami hadir sebagai  #HomeforAllEducationNeeds.

Terima kasih sudah menemani Mimin di artikel kali ini, Greaters! Jangan lupa bagikan bacaan ini supaya bisa nambah insight untuk orang-orang di sekitarmu ya, sampai berjumpa di lain waktu!

featured
random artikel
Pilihan Belajar dengan
Mudah dan Menyenangkan,
Semua Ada di GreatEdu
Persiapkan Karirmu Lewat Konten Berkualitas dari GreatEdu.
Mari Bertumbuh Bersama dalam Karir, Bisnis, dan Pendidikan
Hubungi Kami
GreatEdu
Get to Know Us
Copyright
© 2020. All Right Reserved
Payment Partner
Connect With Us